Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas Gratis Pakai Kursi Roda saat Umrah Wajib
19 Mei 2025 19:12 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas Gratis Pakai Kursi Roda saat Umrah Wajib
Jemaah haji lansia dan disabilitas mendapatkan layanan kursi roda gratis saat menjalankan ibadah umrah wajib di Masjidil HaramkumparanNEWS

Jemaah haji lansia dan disabilitas mendapatkan layanan kursi roda gratis saat menjalankan ibadah umrah wajib di Masjidil Haram. Biaya sewa kursi roda 250 riyal atau sekitar Rp 1.096.816 (kurs Rp 4.387/SAR) sudah ditanggung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Namun, apabila jemaah haji melakukan umrah sunah dan ingin menggunakan layanan kursi roda, maka mereka harus membayar sendiri senilai 250 riyal ke pendorong kursi roda resmi di Masjidil Haram.
Kabid Layanan Lansia, Disabilitas dan PKP3JH, Suviyanto, mengungkapkan para lansia dan disabilitas bisa melapor ke tim PPIH bila ingin memanfaatkan layanan tersebut.
βYang pertama laporkan kepada kloternya lalu kepada kami, lalu kami berikan namanya layanan kursi roda. Setelah itu kami dampingi dengan namanya kartu kendali. Sehingga untuk memudahkan kami mengendalikan para petugas kursi roda yang ada di Masjidil Haram,β kata Suviyanto di Kantor Daker Makkah, Senin (19/5).
Penggunaan layanan kursi roda itu sudah dari titik awal, yaitu dari terminal, seluruh proses umrah wajib hingga diantarkan lagi ke titik awal jemaah naik kursi roda.
Suviyanto mengungkapkan jumlah petugas haji untuk lansia dan disabilitas ada 183 orang yang tersebar di daerah kerja Makkah, Madinah, dan Bandara. Sedangkan jumlah jemaah lansia sekitar 47.384 orang dan disabilitas 513 orang.
βPerlu kami sampaikan pula bahwa rasio bagi jemaah dan petugas itu sebanyak 259 orang [1:259]. Jadi memang cukup tidak berimbang antara petugas dan jemaah yang dilayani ini,β ujar Suviyanto.
βNamun demikian kami berusaha untuk tetap memaksimalkan petugas yang ada untuk membantu para jemaah lansia dan disabilitas,β tambahnya.
Jemaah lansia dari segi umur sebagai berikut:
Sementara jemaah disabilitas berjumlah 513 yang terdiri dari laki-laki 245 orang dan perempuan 268 orang.
