Jenderal Maruli Geram Ada Sabotase di Sumatera: Baut Jembatan Dibongkar, Biadab!

29 Desember 2025 11:09 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Jenderal Maruli Geram Ada Sabotase di Sumatera: Baut Jembatan Dibongkar, Biadab!
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak merupakan Ketua Satgas Pembangunan Jembatan dalam pemulihan di Sumatera.
kumparanNEWS
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan keterangan pers pemulihan dan rencana strategis bencana Sumatera di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan keterangan pers pemulihan dan rencana strategis bencana Sumatera di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak membeberkan perkembangan pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Maruli merupakan Ketua Satgas Pembangunan Jembatan dalam pemulihan di Sumatera. Ia menjelaskan, proses perbaikan jembatan agak rumit karena ada sejumlah hambatan.
"Jembatan agak rumit, setelah ada laporan, kita survei dulu apa jembatan yang paling sesuai, kami cari apa yang harus dikirim dari Jakarta, kemudian di pelabuhan masuk, ada jalan rusak ada seminggu di jalan, saya terus terang kepada anggota saya salut bisa sedemikian rupa," kata Maruli dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12).
Konferensi pers ini turut dihadiri Menko PMK Pratikno, Seskab Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Mendagri Tito Karnavian, Wamensos Agus Jabo dan Kapusdatin BNPB Abdul Muhari.
Maruli menyebut, pihaknya akan membangun 44 jembatan bailey. Total yang sudah rampung 12 jembatan.
"Bailey 44, 12 sudah selesai sisa 15 dalam perjalanan, 6 sedang dipasang yang lain kita kumpulkan melalui Kemenhan, akan dicari 100," kata Maruli.
Enam jembatan bailey di Provinsi Aceh sudah rampung 100 persen dibangun pascabencana banjir dan longsor hingga Sabtu (27/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Ada Sabotase Targetkan Pemerintah

Eks Danpaspampres ini menegaskan, dalam situasi sulit seperti ini seluruh pihak harus kompak. Ia menyebut, ada kelompok berusaha menyabotase pemerintah dalam mempercepat pemulihan di Sumatera.
"Kami ingatkan dalam kondisi ini harus kompak, bernegara harus kompak, kita meski dalam kondisi kompak ada yang berusaha sabotase jembatan bailey," kata Maruli.
Personel TNI-Polri membangun jembatan darurat di Agam, Sumatera Barat. Foto: Bakom RI
Personel TNI-Polri membangun jembatan darurat di Agam, Sumatera Barat. Foto: Bakom RI
Maruli pun menampilkan foto baut jembatan bailey yang dibongkar. Ia menduga arah dari sabotase ini menargetkan pemerintah.
"Dalam kondisi gini ada kelompok orang mau bisa dikatakan arahnya kepada pemerintah, korbankan pemerintah, masyarakat sedang kena bencana mau dikorbankan," kata Maruli.
"Saya semaleman enggak bisa tidur mikirkan ini, orang sebiadab ini," kata dia.
Ia menyebut, dari sini diduga akan muncul berbagai isu. Ia mengajak kepada seluruh pihak untuk tetap solid dan kompak.
"Nanti ada yang biang ini pengkondisian buat masyarakat mati. Itu bukan pengkondisian, itu biadab ini bukti nyata, kasihan masyarakat menjadi korban jangan sampai jiwanya jadi korban lagi," kata Maruli.
Trending Now