Jepang Rekrut Pensiunan Tentara dan Polisi untuk Atasi Teror Beruang
14 November 2025 14:57 WIB
·
waktu baca 1 menit
Jepang Rekrut Pensiunan Tentara dan Polisi untuk Atasi Teror Beruang
Pemerintah Jepang mencoba berbagai cara untuk menanggulangi lonjakan serangan beruang. kumparanNEWS

Pemerintah Jepang mencoba berbagai cara untuk menanggulangi lonjakan serangan beruang. Salah satu caranya dengan merekrut pensiunan tentara dan polisi.
Nantinya mereka akan diperbantukan dalam upaya penanggulangan serangan beruang. Keterangan itu disampaikan Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara, pada Jumat (14/10).
Kihara pada hari itu memimpin rapat kabinet khusus membahas serangan beruang. Permintaan bantuan kepada purnawirawan polisi dan tentara tertuang dalam kebijakan yang dihasilkan rapat kabinet.
Rapat itu digelar setelah data baru menunjukkan sejak April 2025 sebanyak 13 orang tewas akibat serangan beruang. Pada saat yang sama, kejadian beruang masuk rumah, mengaum di sekitar sekolah, hingga merusak swalayan makin marak.
“Paket (kebijakan) bertujuan mengurangi populasi beruang dengan memindahkan mereka dari habitat manusia serta memperkuat upaya penangkapan,” kata Kihara seperti dikutip dari AFP.
Menurut laporan berdasarkan kesaksian para penduduk lokal, serangan beruang kerap terjadi di Akita dan Iwate. Bahkan mamalia itu sering terlihat di jalanan.
Sejumlah ilmuwan Jepang menyatakan, lonjakan populasi beruang disebabkan berbagai faktor, termasuk gagalnya panen buah ek—makanan utama beruang—hingga menurunnya populasi manusia.
Sejumlah kebijakan untuk menangani serangan beruang di Jepang, antara lain mengerahkan pasukan anti huru-hara serta mengizinkan pemburu menembak beruang.
