Jet Pribadi Jatuh di Turki, Panglima Angkatan Bersenjata Libya Tewas

24 Desember 2025 4:28 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jet Pribadi Jatuh di Turki, Panglima Angkatan Bersenjata Libya Tewas
Jet Pribadi Jatuh di Turki, Panglima Angkatan Bersenjata Libya Tewas
kumparanNEWS
Menhan Turki Yasar Guler (tengah) menerima Panglima Angkatan Bersenjata Libya, Jenderal Muhammed Ali Al-Haddad (kedua dari kiri), Desember 2025. Foto: Instagram/@savunmabakanligi
zoom-in-whitePerbesar
Menhan Turki Yasar Guler (tengah) menerima Panglima Angkatan Bersenjata Libya, Jenderal Muhammed Ali Al-Haddad (kedua dari kiri), Desember 2025. Foto: Instagram/@savunmabakanligi
Panglima Angkatan Bersenjata Libya, Mohammed Ali Ahmed Al- Haddad, tewas usai jet pribadi yang membawanya jatuh usai lepas landas dari Ankara, Turki. Hal ini dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Libya, Abdulhamid Dbeibah.
"Ini adalah insiden yang memilukan dan tragis. Mereka (rombongan Al-Haddad) baru saja akan bertolak pulang usai kunjungan resmi ke Ankara, kehilangan besar bagi negara, bagi institusi, dan bagi semua orang Libya," ucap Dbeibah, dilansir Reuters, Rabu (24/12).
Panglima Angkatan Bersenjata Libya, Jenderal Muhammed Ali Al-Haddad saat bertamu di Turki, Desember 2025 Foto: Instagram/@savunmabakanligi
Selain pucuk pimpinan Angkatan Bersenjata Libya, pesawat itu juga membawa Direktur Manufaktur Militer Libya, Penasihat Panglima Angkatan Bersenjata, dan fotografer dari dinas Angkatan Bersenjata.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya sempat mengabarkan, bahwa pesawat yang membawa pimpinan milter Libya itu terbang dari Bandara Esenboga Ankara, pada pukul 17.10 GMT menuju Tripoli. Sekitar pukul 17.52 GMT, pesawat kehilangan kontak radio.
Lalu, pencarian oleh otoritas Turki dilakukan. Bangkai pesawat itu ditemukan di desa Kesikkavak, di Distrik Haymana, Ankara.
Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler (kanan) menerima Panglima Angkatan Bersenjata Libya, Jenderal Muhammed Ali Al-Haddad, Desember 2025. Foto: Instagram/@savunmabakanligi
Hadadd sendiri melakukan penerbangan dengan pesawat Dassault Falcon 50. Pesawat itu minta mendarat darurat di Ankara, namun ketika dikontak lagi, pesawat tak mendapat jawaban.
Sampai saat ini, belum diketahui penyebab pasti dari kecelakaan pesawat tersebut.
Haddad baru saja bertemu dengan Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler, dan Panglima Angkatan Bersenjata Turki Jenderal Selcuk Bayraktaroglu, dan sejumlah pimpinan militer Turki lainnya.
Trending Now