JK Bicara Bantuan Asing saat Bencana: Kalau Pemerintah Sanggup, Tak Perlu Minta

19 Desember 2025 17:50 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
JK Bicara Bantuan Asing saat Bencana: Kalau Pemerintah Sanggup, Tak Perlu Minta
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) kembali meninjau lokasi bencana dan pengungsian di Desa Palu Raya dan Bungkah, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Jumat (19/12).
kumparanNEWS
Ketum PMI Jusuf Kalla (JK) saat meninjau lokasi bencana dan pengungsian di Desa Palu Raya dan Bungkah, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (19/12/2025). Foto: Dok. PMI
zoom-in-whitePerbesar
Ketum PMI Jusuf Kalla (JK) saat meninjau lokasi bencana dan pengungsian di Desa Palu Raya dan Bungkah, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (19/12/2025). Foto: Dok. PMI
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) kembali meninjau lokasi bencana dan pengungsian di Desa Palu Raya dan Bungkah, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Jumat (19/12). Dalam kunjungannya itu ia menanggapi keluhan warga yang menilai belum maksimal dalam 20 hari penanganan bencana.
JK lalu bicara soal bantuan asing untuk korban bencana. Ia bilang keputusan menerima bantuan asing bergantung pada perhitungan pemerintah terhadap kemampuan penanganan bencana.
โ€œKalau pemerintah sanggup, tidak perlu minta. Tapi kalau terlalu besar bebannya, ya boleh. Apalagi kalau ada masyarakat internasional yang ingin membantu, itu baik sebagai bentuk kemanusiaan,โ€ kata JK dalam keterangannya, Jumat (19/12).
Wapres ke-10 dan 12 RI itu menegaskan bahwa prinsip kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah.
โ€œKalau kemanusiaan itu tidak ada batas wilayah,โ€ ujarnya.

Kondisi Rumah Warga

Ketum PMI Jusuf Kalla (JK) saat meninjau lokasi bencana dan pengungsian di Desa Palu Raya dan Bungkah, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (19/12/2025). Foto: Dok. PMI
Selama di lokasi bencana, JK melihat langsung kondisi permukiman warga pascabencana. Ia menyebut tidak semua rumah warga mengalami kerusakan total. Sebagian rumah masih layak huni dan cukup dibersihkan, sementara rumah yang rusak berat akan menjadi tanggung jawab pemerintah untuk diganti.
โ€œKita lihat banyak rumah yang hancur, tapi ada juga yang masih bisa ditinggali. Rumah yang tidak bisa lagi dipakai tentu diganti, sementara yang masih bisa, dibersihkan. Itu solusinya,โ€ ujar JK.
Relawan membersihkan bangunan yang terdampak bencana di Desa Palu Raya dan Bungkah, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (19/12/2025). Foto: Dok. PMI
JK menjelaskan bahwa PMI tidak berwenang membangun rumah, melainkan fokus pada bantuan logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
โ€œKalau bangun rumah itu urusan pemerintah. PMI membantu bahan-bahan seperti makanan, kompor gas, kesehatan, logistik, air bersih,โ€ jelasnya.
JK juga mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam penanganan bencana.
โ€œPemerintah bekerja, PMI bekerja, masyarakat bekerja. Semua harus bersama agar solusi bisa tercapai,โ€ pungkasnya.
Trending Now