JK Minta Palang Merah Internasional Turut Bantu Evakuasi 10 WNI di Gaza

10 Oktober 2023 13:16 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
JK Minta Palang Merah Internasional Turut Bantu Evakuasi 10 WNI di Gaza
JK Minta Palang Merah Internasional Evakuasi 10 WNI di Gaza
kumparanNEWS
Ketum PMI Pusat Jusuf Kalla bersama kepala delegasi Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC) serta Komite Palang Merah Internasional (ICRC) regional ASEAN membahas proses evakuasi WNI yg terjebak di wilayah Gaza, Palestina. Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketum PMI Pusat Jusuf Kalla bersama kepala delegasi Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC) serta Komite Palang Merah Internasional (ICRC) regional ASEAN membahas proses evakuasi WNI yg terjebak di wilayah Gaza, Palestina. Foto: Luthfi Humam/kumparan
Ketum PMI Jusuf Kalla sekaligus Wapres ke-10 dan ke-12 RI meminta bantuan Palang Merah Internasional turut membantu mengevakuasi 10 WNI di Jalur Gaza. Wilayah itu menjadi yang paling terdampak perlawanan Palestina terhadap Israel yang dimotori Hamas.
"Saya bicarakan tadi bagaimana membantu 15 orang Indonesia [Kemlu menyatakan WNI di Gaza ada 10-Red] yang ada di sana, bisa apa enggak Palang Merah membantu untuk mengeluarkan," kata JK.
Pernyataan JK disampaikan usai bertemu dengan kepala delegasi Federasi Palang Merah, Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC), dan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) regional ASEAN di kantor PMI Pusat di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (10/10).
Rumah Sakit Indonesia di Gaza dibangun mulai tahun 2011. Foto: Dok. MER-C
Namun, belum ada tanggapan positif dari Palang Merah Internasional atas permintaan JK itu. Sebab, tak cuma WNI saja yang ada di Gaza yang saat ini dibombardir oleh pasukan pendudukan Israel.
"Masalahnya banyak sekali orang asing, bukan hanya Indonesia," ujar JK.
Sekarang, Palang Merah berusaha mencari cara agar bisa melakukan operasi kemanusiaan di Gaza.
"Lagi dicari solusinya bagaimana bisa membantu lewat Palang Merah, tapi Palang Merah sendiri sekarang juga masih terbatas yang bisa masuk ke situ," ungkap JK.
Memang bukan perkara mudah masuk Gaza. Selain saat ini wilayah pendudukan Israel itu dibombardir pasukan Zionis, Gaza juga merupakan wilayah yang diblokade Israel sejak 2006. Tembok setinggi 6 meter sepanjang 65 km mengelilingi Gaza sehingga tertutup dari dunia luar.
Ambulans Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina, rusak akibat serangan udara Israel, Sabtu (7/10/2023). Foto: MER-C

WNI di Gaza

Sementara itu, Kemlu RI pada Senin (9/10) kemarin menyatakan, jumlah WNI yang ada di Gaza ada 10 orang. Lima orang di antaranya adalah relawan MER-C yang mengoperasikan Rumah Sakit Indonesia di Gaza bagian utara.
MER-C hari ini dalam jumpa pers di kantor pusatnya di Jalan Kramat Lontar, Jakarta Pusat, menyatakan, kelima relawan tersebut tidak akan pulang ke Indonesia. Mereka akan tetap merawat korban perang yang berjatuhan akibat serangan pasukan penjajah.

Akar Masalah Palestina vs Israel

Pemerintah Indonesia lewat Kemlu pada 8 Oktober 2023 menjelaskan, akar konflik Palestina-Israel adalah pendudukan wilayah Palestina oleh Israel. Akar masalah ini harus diselesaikan sesuai parameter yang sudah disepakati PBB.
Indonesia dan sejumlah negara selama ini mendukung solusi dua negara (two state solution) untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung sekitar 7 dekade ini. Namun, PM Netanyahu yang beraliran ultranasionalis enggan menerima solusi ini.
Trending Now