JK soal Ramai Akademisi Kampus Kritik Jokowi: Masa Kita Uji Profesor?
7 Februari 2024 14:46 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
JK soal Ramai Akademisi Kampus Kritik Jokowi: Masa Kita Uji Profesor?
Ramai Dosen-Guru Besar Universitas Kritik Jokowi, JK: Masa Kita Uji ProfesorkumparanNEWS

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), mengomentari maraknya deklarasi dosen hingga guru besar kampus yang mengkritik langkah Presiden Jokowi di Pilpres 2024. Menurut JK, apa yang disampaikan para akademisi itu tak terbantahkan dan tak perlu diuji.
"Saya tidak akan menilai itu, karena bagaimana saya bisa menguji [mereka], mestinya mereka menguji kita semua. Ini kan profesor, penguji semua," kata JK di kediamannya di Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Rabu (7/2).
Menurut JK, apa yang disampaikan para akademisi itu merupakan hasil kajian yang berasal dari hari nurani rakyat. Sehingga, JK menilai, tak elok jika penilaian para profesor itu dipertanyakan kembali.
Kritik kepada Presiden Jokowi ini dipelopori oleh kampus almamaternya sendiri, UGM. Setelah itu, kampus-kampus lain seperti UI, Unpad, UII, UMY, UAD, ITS, hingga ITB mulai turun tangan dan ikut mendeklarasikan hal serupa.
Para guru besar dan dosen ini menyampaikan keprihatinan mereka atas perkembangan politik belakangan ini yang dinilai merusak demokrasi. Hal ini salah satunya dipicu oleh ucapan Jokowi yang menyebut presiden boleh memihak dan ikut berkampanye di Pilpres 2024.
Di tengah gempuran kritik itu, Jokowi hanya mengingkatkan kembali soal kewajiban TNI/Polri hingga ASN untuk netral di pemilu. Jokowi juga meminta agar penyelenggara pemilu bertugas sebaik mungkin untuk meyakinkan masyarakat bahwa pesta demokrasi berjalan sesuai dengan koridornya.
