Kak Seto Apresiasi Menteri Imipas soal Pendidikan di LPKA dan Remisi 1.272 Anak
23 Juli 2025 21:52 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Kak Seto Apresiasi Menteri Imipas soal Pendidikan di LPKA dan Remisi 1.272 Anak
Ketum LPAI Kak Seto Mulyadi mengapresiasi Menteri Imipas Agus Andrianto yang beri perhatian khusus pada pendidikan anak binaan di LPKA dan pemberian remisi 1.272 anak dalam rangka Hari Anak Nasional.kumparanNEWS

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengapresiasi upaya Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto yang memberi perhatian khusus pada anak binaan pemasyarakatan, khususnya terkait pendidikan, pembinaan, hingga pemberian remisi.
"Saya Kak Seto, Ketua Umum LPAI, mengapresiasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Bapak drs Agus Andrianto S.H, M.H, atas perhatian khusus terhadap pendidikan dan pembinaan anak di lembaga pembinaan khusus anak atau LPKA dan akan memberikan remisi kepada anak-anak LPKA dalam rangka Hari Anak Nasional 2025," jelas pria yang akrab disapa Kak Seto ini dikutip dari video yang diterima kumparan, Rabu (23/7).
Setidaknya ada 1.272 anak binaan pemasyarakatan yang mendapatkan remisi pada peringatan Hari Anak Nasional, 23 Juli 2025. Remisi ini diberikan kepada mereka yang sudah memenuhi persyaratan secara administratif dan substantif.
Menurut Kak Seto, perhatian yang diberikan Agus dan Kemenimipas ini menjadi hadiah yang bermakna bagi anak-anak binaan saat perayaan Hari Anak Nasional 2025.
"Semoga hal ini dapat menjadi angin segar bagi anak-anak LPKA dan juga merupakan hadiah dalam rangka Hari Anak Nasional 2025," imbuhnya.
Menteri Imipas Agus Andrianto telah menyampaikan, pemberian remisi kepada anak binaan di LPKA menjadi pemantik agar mereka semakin giat belajar dan mengembangkan bakat.
"Selalu ada kesempatan kedua, second chance, untuk masa depan yang lebih cerah. Masa depan untuk Indonesia Emas,β kata Agus dalam keterangannya, Senin (21/7).
Perhatian Khusus pada Pendidikan Anak di LPKA
Selain remisi, Agus memastikan, pendidikan dan pembinaan anak di LPKA menjadi perhatian khusus. Sebab kata dia, sistem perlakuan terhadap Anak yang berada di dalam LPKA pastinya berbeda dengan warga binaan dewasa.
βJangan lupakan anak yang saat ini terpaksa ada di dalam lembaga pembinaan. Memang tugas kami, tapi ini juga tanggung jawab kita semua. Kami juga mengajak kita semua untuk mendidik mereka, karena mereka adalah bagian penting generasi negara kita tercinta Indonesia," kata dia.
"Untuk Anak, kami lebih menitikberatkan kepada pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Mereka tetap bersekolah selama di LPKA, SD, SMP, SMA, serta program Paket A, B, C," imbuh dia.
Agus memastikan banyak anak-anak yang selesai mendapatkan binaan di LPKA, pada akhirnya sukses melanjutkan sekolah hingga kuliah, dengan berbekal ijazah yang mereka dapat di LPKA.
"Bahkan beberapa dari mereka sukses mendapatkan pekerjaan dan mandiri. Ini membuktikan bahwa dengan pemberian pendidikan dan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak terkait baik pemerintahan maupun NGO (Non Government Organization)," pungkas dia.
