Kaki Warga Sering Jeblos dan Luka di JPO Kramat Jati yang Berlubang

11 Oktober 2025 19:08 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kaki Warga Sering Jeblos dan Luka di JPO Kramat Jati yang Berlubang
Yang sering jadi korban adalah orang tua atau lansia, yang tak sadar bahwa pelat besi di tangga JPO sudah berkarat dan berlubang.
kumparanNEWS
Kondisi pilar dan bangunan bagian bawah JPO Kramat Jati, Jakarta Timur yang dipenuhi karat. Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi pilar dan bangunan bagian bawah JPO Kramat Jati, Jakarta Timur yang dipenuhi karat. Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Kondisi jembatan penyeberangan orang (JPO) Kramat Jati, Jakarta Timur, kian memprihatinkan. Sejumlah warga dan pengguna disebut sempat terperosok hingga mengalami luka di kaki akibat lantai jembatan yang berlubang dan berkarat.
Ica, pedagang di Pasar Kramat Jati, mengatakan korban yang terperosok umumnya warga lanjut usia yang tidak menyadari lantai jembatan sudah rapuh.
โ€œUdah tua, maklum, orang tua mah enggak hati-hati. Padahal mah udah keropos lantainya,โ€ ujarnya saat ditemui kumparan di lokasi, Sabtu (11/10).
Lubang akibat karat pada tangga JPO Kramat Jati, Jakarta Timur (11/10/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Ia menuturkan, beberapa orang mengalami luka ringan akibat terkena besi yang menonjol.
โ€œBerdarah, cuman sedikit. Namanya kekait besi,โ€ katanya.
Pria 40 tahun itu mengaku khawatir setiap kali melihat pengguna JPO melintas di atas lantai yang bolong.
โ€œYa, ngeri lah. Ngeri banget. Takut jeblos, kan sakit juga,โ€ ujarnya.
Lubang akibat karat pada tangga JPO Kramat Jati, Jakarta Timur (11/10/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Ica sendiri sudah 7 tahun berdagang di kawasan Pasar Kramat Jati dan hampir setiap hari melewati jembatan tersebut. Menurutnya, kondisi lantai yang rusak membuat banyak orang terpeleset atau bahkan kakinya masuk ke lubang.
โ€œKadang-kadang beruntun jatuhnya. Jadi takut. Ada aja yang kejadian begitu,โ€ tuturnya.
Ia menambahkan, warga sekitar sebenarnya sudah lama mengetahui JPO itu rusak. Ia memperkirakan kerusakan sudah terjadi sejak sebelum tahun 2022.
โ€œTuh, ditambal-tambal 2022. Nah, rusaknya mah dari sebelum itu,โ€ katanya.
Menurutnya, karat di bagian besi lantai membuat struktur jembatan semakin rapuh.
โ€œItu kan tipis gitu. Walaupun ada besinya, tapi tipis,โ€ ujarnya.
Pria tuna netra paruh baya yang melintasi JPO Kramat Jati, Jakarta Timur pada Sabtu (11/10/2025) sore. Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Selain lantai, Ica juga menyoroti pilar jembatan yang tampak ikut berkarat dan menipis. Meski sebagian lantai sudah pernah ditambal dengan semen, bagian lain masih dibiarkan berlubang.
Ia mengatakan, sempat terdengar rencana perombakan JPO dan kawasan pasar sejak 2023, namun hingga kini belum terealisasi.
โ€œKatanya 2023, mau dirombak tahun 2025. Tapi sampai sekarang belum ada,โ€ ujarnya.
Bagian tangga di JPO Kramat Jati yang ditambal dan disemen (11/10/2025.). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Di tengah kondisi lantai dan pilar yang rapuh, lampu penerangan di JPO itu masih berfungsi. Ica berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan agar warga tak terus-menerus terancam celaka.
โ€œYa, menurut saya mah supaya lebih maju lagi, supaya rame lagi, supaya bangkit lagi nih,โ€ tutupnya.
Kondisi pilar dan bangunan bagian bawah JPO Kramat Jati, Jakarta Timur yang dipenuhi karat. Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Trending Now