Kami Mencoba Curhat Masalah Hidup ke Deepseek, Gemini, dan ChatGPT
31 Mei 2025 12:06 WIB
ยท
waktu baca 4 menit
Kami Mencoba Curhat Masalah Hidup ke Deepseek, Gemini, dan ChatGPT
Curhat ke AI atau kecerdasan buatan kini tengah digandrungi masyarakat. Respon yang diberikan AI dinilai cukup masuk akal dan memuaskan.kumparanNEWS

Curhat ke AI atau kecerdasan buatan kini tengah digandrungi banyak masyarakat. Respons yang diberikan AI dinilai cukup masuk akal dan memuaskan. Berdasarkan survei Oliver Wyman Forum pada Oktober-November 2023, sebanyak 3 dari 10 orang di Indonesia tertarik untuk curhat ke AI.
kumparan pun mencoba curhat ke tiga chatbot AI seperti DeepSeek, Google Gemini, dan ChatGPT.
Tiga AI tersebut diberikan isi curhatan yang sama menggunakan satu email yang juga sama. Email yang digunakan adalah email baru yang belum pernah digunakan untuk mendaftar ke platform tersebut.
Berikut adalah isi dari curhatan kami.
Pertanyaan pertama
"Hai, aku Rinjani usia 27, kerja sebagai jurnalis. aku mau curhat nih soal pacar aku. Aku bingung dia kalau di-chat suka cuek, tapi kalau ketemu perhatian banget. Katanya sih kalau di rumah ya kerjaannya tidur aja. Emang sih aku ngerasa dia agak malas buat chat, daripada bales chat, dia suka tiba-tiba vidcall aja. Aku percaya sih, tapi suka overthinking aja. Menurut kamu gimana?"
Respon dari ketiga AI bisa dikatakan cukup berbeda. Gaya bahasanya pun terlihat ada yang lebih informal sampai formal. Berikut adalah rincian balasan yang diberikan masing-masing AI.
Dari tiga AI di atas, respons pertama yang diberikan ketiganya adalah memvalidasi perasaan. DeepSeek, Google Gemini, ChatGPT menilai overthinking yang dirasakan pencurhat menjadi hal yang wajar terjadi. Selanjutnya, jawaban dari DeepSeek, Google Gemini, ChatGPT sama-sama mencoba memetakan penyebab bagaimana masalah komunikasi dengan pacarnya tersebut dapat terjadi.
Uniknya, ketiga AI tersebut sama-sama menyoroti "gaya komunikasi yang berbeda" terkait permasalahan yang kami lempar. DeepSeek dan Google Gemini bahkan memiliki inti jawaban yang hampir sama. Setelah menjawab "gaya komunikasi yang berbeda", DeepSeek dan Google Gemini kemudian menjawab "prioritas istirahat atau di rumah".
Kemudian, Deepseek dan Gemini menjawab dengan poin adanya kebiasan malas membalas chat. Sedangkan, ChatGPT memberikan poin jawaban yang cenderung berbeda. Setelah melihat adanya "gaya komunikasi berbeda", ChatGPT menjawab lagi dengan "bukan berarti dia gak peduli", setelahnya "overthinking muncul karena kurang kepastian", dan terakhir "tanya kepada diri sendiri, apakah nyaman dengan masalah tersebut".
Pada paragraf terakhir, ketiga AI menawarkan solusi dari masalah yang dihadapi si pencurhat dan saran untuk merefleksikan diri. Pada bagian akhir jawaban, Deepseek, Google Gemini, dan ChatGPT sama-sama memberikan dorongan positif kepada si pencurhat.
Pertanyaan Kedua
Selanjutnya, kami kembali mencoba bertanya soal ulang tahun pacar.
"Cowo aku mau ulang tahun juga nih, kira-kira apa ngasih kado apa ya yang bikin dia memorable."
Ketiga AI mengawali jawaban dengan sangat excited. DeepSeek terlihat menjawab lebih fun dengan disisipi berbagai emoticon di dalamnya, begitu juga dengan Google Gemini.
Sementara itu, ChatGPT meminta informasi lebih dalam terlebih dahulu tentang kesukaan, hobi hingga lama pacaran untuk bisa memberikan informasi yang lebih detail. Sekilas, Google Gemini lebih banyak dalam memberikan respons.
Meski begitu, DeepSeek, Google Gemini, dan ChatGPT menjabarkan fungsi dari masing-masing hadiah yang disarankan. Gemini terlihat lebih mendetail daripada DeepSeek dan ChatGPT.
Pertanyaan Ketiga
Kami lalu mencoba curhatan di luar konteks percintaan dengan isi sebagai berikut.
"Akhir-akhir ini lagi writer block banget, kayaknya gara-gara overwhelmed. Gimana ya biar ngilangin rasa males itu biar semangat lagi buat kerja. Kadang emang kayaknya butuh istirahat aja sih. Menurut kamu gimana?"
Ketiga AI itu lagi-lagi merespons dengan memvalidasi perasaan yang pencurhat rasakan. Kemudian dilanjutkan dengan memberikan poin-poin berisi solusi yang bisa dilakukan.
Baik DeepSeek, Gemini, dan ChatGPT sama-sama menutup respons tersebut dengan memberi sejenis motivasi untuk si pencurhat agar tetap beristirahat di tengah kondisi writer's block.
AI Mana yang Paling Banyak Merespons Curhatan?
Pada curhatan yang pertama jumlah kata respons dari AI paling banyak ada dari Gemini sebanyak 352 kata. Kemudian, disusul dengan ChatGPT sebanyak 316 kata dan terakhir ada DeepSeek dengan jumlah kata sebesar 247.
Sementara itu, pada curhatan yang kedua, jumlah kata dari respons AI paling banyak juga dipegang oleh Gemini sebanyak 580 kata. Disusul kembali dengan ChatGPT sebanyak 336 kata. Tak berbeda jauh, Deepseek merespons curhatan dengan 330 kata.
Di curhatan yang ketiga, jumlah kata paling banyak masih dipegang Gemini dengan kata sebanyak 478 kata. Kemudian, ada DeepSeek dengan jumlah 426 kata dan ChatGPT dengan jumlah kata sebanyak 369.
Ini berarti, Google Gemini menjadi AI dengan paling banyak jumlah kata saat merespons curhatan dari pengguna dibandingkan dengan DeepSeek dan ChatGPT.
