Kasus 2 Siswa SD Tenggelam saat Ekskul Renang di Bekasi Naik ke Penyidikan

15 Agustus 2025 18:16 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kasus 2 Siswa SD Tenggelam saat Ekskul Renang di Bekasi Naik ke Penyidikan
Polisi menyebut ada unsur kelalaian hingga 2 siswi tewas tenggelam, tapi belum tetapkan tersangka.
kumparanNEWS
Suasana kolam renang tempat dua bocah SD tenggelam di Babelan, Kabupaten Bekasi. Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana kolam renang tempat dua bocah SD tenggelam di Babelan, Kabupaten Bekasi. Foto: Abid Raihan/kumparan
Polisi meningkatkan status kasus tenggelamnya dua siswi kelas satu SDIT Ibnul Jazari di Babelan, Kabupaten Bekasi, dari penyelidikan ke penyidikan. Langkah ini diambil usai gelar perkara di Polres dan Polsek.
Kapolsek Babelan Kompol Wito mengatakan, peningkatan status perkara ini dilakukan karena ditemukan adanya unsur pidana.
โ€œJadi, berasal hasil penyelidikan. Kemudian, dilakukan gelar perkara di Polres. Kemudian, cocok nih sama penyelidikan di polsek. Kemudian, ditingkatkan jadi penyidikan dari penyelidikan,โ€ kata Wito saat ditemui di Mapolsek Babelan, Jumat (15/8).
Menurutnya, hasil gelar perkara menunjukkan adanya dugaan tindak pidana kelalaian. Namun, polisi belum mau mengungkapkan apakah sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
โ€œJadi gini, ini kan dari status penyelidikan ke penyidikan berarti ada suatu peristiwa, ada peristiwa pidana. Kita kan mengarah ke tersangka tapi kan masih perlu pembuktian ahli-ahli juga,โ€ ujar Wito.
Penampakan gedung kolam renang milik SDIT Ibnul Jazari di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (13/8). Foto: Abid Raihan/kumparan
Wito menambahkan, pasal yang disangkakan adalah Pasal 359 KUHP tentang kelalaian.
Barang bukti yang sudah dikumpulkan meliputi rekaman CCTV, pakaian korban, uang pembayaran ekstrakurikuler, serta hasil pemeriksaan rumah sakit yang saat ini masih dimintakan.
Dua siswi SDIT Ibnul Jazaria tewas tenggelam saat sedang mengikuti ekskul renang pada, Senin (11/8). Informasi ini diberikan oleh Polda Metro Jaya, pada Selasa (12/8).
โ€œPada hari Senin, tanggal 11 Agustus 2025 pukul 14.30 WIB, telah terjadi 2 orang meninggal dunia diduga tenggelam,โ€ kata Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak dalam keterangannya, Selasa (12/8).
Identitas siswa itu adalah KBW (7) dan FAP (6). Mereka tenggelam sekitar pukul 14.30 WIB.
Kepala Sekolah SDIT Ibnul Jazari Babelan, Kabupaten Bekasi, Unaiz. Foto: Abid Raihan/kumparan
Kepala Sekolah SDIT Ibnul Jazari, Babelan, Kabupaten Bekasi, Unaiz, menyebut ada 25 siswa yang tengah mengikuti ekstrakurikuler renang saat 2 siswa kelas 1 tewas diduga tenggelam pada Senin (11/8) lalu.
Para siswa berenang di kolam renang milik Yayasan SDIT Ibnul Jazari.
โ€œAda 25 pada saat itu,โ€ ucap dia saat ditemui di kolam renang milik sekolahnya, Senin (13/8).
Unaiz menjelaskan lebih lanjut, dua orang pengawas itu tengah mengurus siswa yang lain saat peristiwa terjadi.
โ€œIntinya itu gurunya, pelatihnya itu mendapati anak muridnya tenggelam dari anak lain gitu. โ€˜Bu ada yang tenggelamโ€™ gitu. Kemudian gurunya langsung melihat, langsung diangkat gitu,โ€ jelas Unaiz di kolam renang milik Yayasan Ibnul Jazari, Babelan, Kabupaten Bekasi pada Rabu (13/8).
Trending Now