Kasus Ibu Tiri di Bojonggede Aniaya Anak hingga Tewas: Tetangga Sudah Curiga

22 Oktober 2025 15:53 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kasus Ibu Tiri di Bojonggede Aniaya Anak hingga Tewas: Tetangga Sudah Curiga
Rumah kontrakan di Perumahan Griya Citayam Permai, Bojonggede, Kabupaten Bogor, menjadi saksi bisu kekejian Rita Novita Sari (30 tahun).
kumparanNEWS
Rumah kontrakan tempat bocah dipukuli ibu tiri hingga tewas, di Perumahan Griya Citayam Permai, Rabu (22/10/2025). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rumah kontrakan tempat bocah dipukuli ibu tiri hingga tewas, di Perumahan Griya Citayam Permai, Rabu (22/10/2025). Foto: Dok. kumparan
Rumah kontrakan di Perumahan Griya Citayam Permai, Bojonggede, Kabupaten Bogor, menjadi saksi bisu kekejian Rita Novita Sari (30 tahun).
Pada Minggu (19/10), Rita memukuli anak tirinya yang masih berusia 6 tahun, Muhamad Arrasya Alfarizky (Rasya), hingga tewas.
Tetangga sebetulnya sudah curiga karena sering lihat Rasya babak belur hingga berdarah.
"Semua (tetangga) sudah curiga, kita selidiki diam-diam, eh tahunya sudah meninggal," kata Yuni saat ditemui, Rabu (22/10).
Yang Yuni tahu, ia dan para tetangga lainnya tidak pernah mendengar suara mencurigakan dari rumah Rasya. "Suara tangisan juga enggak ada," ujarnya.
Lantas apa yang membuat para tetangga curiga?
"Tu anak lukanya baru terus. Luka di bibir, telinga berdarah, merah-merah, hidungnya kayak patah. Waktu ditanya 'Kenapa kok benjol?', jawaban dia, 'Aku jatuh di kamar mandi, aku kejedot'," kata Yuni.
Yuni, warga Perumahan Griya Citayam Permai, saat ditemui pada Rabu (22/10/2025). Foto: Dok. kumparan
Di rumah, Rasya merupakan anak ketiga, bungsu. Ibu tirinya itu punya dua anak kandung. "Kakaknya satu, adiknya satu, sama dia (Rasya)," ujarnya.
Yuni memiliki sepupu, yang telah memiliki anak. Nah, anak ini satu PAUD dengan Rasya.
"Kalau pulang, (kami ajak) 'Ayo ikut bareng', tapi ini anak memang pendiam. Ini bocah diam banget, kalem banget," ujar Yuni.

Pelaku Ditangkap

Rumah kontrakan tempat bocah dipukuli ibu tiri hingga tewas, di Perumahan Griya Citayam Permai, Rabu (22/10/2025). Foto: Dok. kumparan
Kasi Humas Polres Depok AKP Made Budi menjelaskan kasus ini terungkap dari warga bernama Sugeng yang memandikan jenazah korban.
"Memandikan korban dengan didampingi ayah korban dan melihat luka memar pada tubuh korban yaitu memar pada pipi kanan, bibir bawah sobek/luka dan berdarah, di bagian kepala banyak benjolan dan bekas luka sobek," ujar Made.
"Lalu Sugeng menanyakan kepada ayah korban terkait luka tersebut dan ayah korban mengatakan bahwa luka tersebut akibat korban kejedot pintu," lanjut Made.
Kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi oleh warga. Rita ditangkap pada Selasa (21/10).
Trending Now