Kasus Penusukan Maut Tanah Abang: Pelaku dan Korban Ribut soal Jualan Tramadol
23 Juli 2025 19:12 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
Kasus Penusukan Maut Tanah Abang: Pelaku dan Korban Ribut soal Jualan Tramadol
Pelaku dan korban terlibat perselisihan imbas jualan Tramadol. Pelaku yang gelap mata, menusuk korban hingga tewas.kumparanNEWS

Polisi menangkap Mika Febrianto (26) pelaku penusukan yang menyebabkan seorang pria tewas bersimbah darah di trotoar Jembatan Tinggi, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Mika menusuk korban, Muhammad Raihan (21) karena cekcok terkait jual beli obat keras. Pria yang sehari-hari jualan tramadol ini mengaku terlibat perselisihan dengan korban hingga berujung penusukan.
βJualan TM (tramadol),β ujar tersangka kepada kumparan, Rabu (23/7). kumparan berkesempatan mewawancarai tersangka terkait kasus yang menjeratnya.
Ketika ditanya apakah penusukan terjadi karena cekcok terkait jualan tramadol, tersangka membenarkan.
βIya,β katanya.
Tersangka juga mengaku mengkonsumsi sabu, namun tidak menggunakan tramadol yang ia jual.
βIya, nyabu,β katanya.
Muhammad Raihan ditemukan bersimbah darah di trotoar Jembatan Tinggi, Kebon Melati, Tanah Abang. Peristiwa itu terjadi pada Senin (14/7) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Saat itu, sejumlah pejalan kaki melihat korban berlari sambil meminta tolong, lalu tersungkur di trotoar. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia.
Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa sebilah pisau dan pakaian yang digunakan Mika saat melakukan penusukan.
