KDM Bertemu Yai Mim yang Viral Guling-guling di Tanah
1 Oktober 2025 14:45 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
KDM Bertemu Yai Mim yang Viral Guling-guling di Tanah
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Imam Muslimin yang viral karena diusir warga usai guling-guling di tanah depan rumahnya. kumparanNEWS

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Imam Muslimin atau Yai Mim yang viral karena guling-guling di tanah depan rumahnya.
Aksi Yai Mim, sapaan akrab Imam tersebut dilakukan karena perselisihan antara ia dengan tetangganya, NS.
Pada 2007, Yai Mim membeli tanah kepada pengembang dan diminta untuk menyedekahkan sebagian tanah yang dibeli untuk fasilitas umum.
Tanah yang sudah diwakafkan itu kemudian dipagari oleh tetangganya untuk kandang kambing dan parkir usaha rental mobil. Konflik terus berlanjut sejak pemagaran tersebut.
Usaha rental mobil milik tetangganya dinilai menghalangi jalan keluar masuknya mobil milik Yai Mim. Kasus ini ramai ketika tetangganya merekam dan mengunggah pertengkaran itu ke media sosial.
Beredar pula video memperlihatkan Yai Mim berguling-guling di tanah, dan Yai Mim ke kantor polisi dengan kepala diperban.
Yai Mim Bertemu Dedi Mulyadi
Melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, gubernur yang akrab disapa KDM itu mengunggah perbincangannya dengan Yai Mim. Dedi menanyakan alasan video tersebut viral dan latar belakang permasalahan Yai Mim dengan tetangganya.
"Lah itu Pak yang saya juga bingung, sebenarnya itu bukan persoalan, itu dijadikan persoalan, persoalan sebenarnya yang ramai bukan itu. Masalah dia parkir di depan pintu rumah saya," kata Yai Mim pada potongan video YouTube KDM, Selasa (30/9).
Yai Mim menyebut masalah awalnya adalah karena lahan parkir. Tetangganya itu menurut Yai Mim memiliki usaha rental mobil, hanya saja parkiran yang dimiliki tetangganya terbatas sehingga parkir mobil di depan rumah Yai Mim.
"Parkir di depan rumah saya. Mobil saya nggak bisa keluar, mungkin dia pikir saya sedang keluar kota," kata Yai Mim kepada KDM.
Yai Mim akhirnya menelepon tetangganya dan meminta untuk memindahkan mobil. Namun saat itu tetangganya bilang untuk membangunkan driver yang tidur di gazebo.
"Drivernya kan tidur di gazebo, gazebonya terbuka semi permanen gitu. Saya bangunkan nggak bisa, telepon Bu NS. Saya telepon, dia bilang bangunkan anak-anak. Anak tadi maksudnya karyawan. Saya bangunkan lagi sampe goyang-goyangin tubuh (driver) nggak bisa juga," kata istri Yai Mim menambahkan.
Akhirnya Yai Mim dan istri menelepon tetangganya dan diberikan kunci oleh NS untuk memindahkan mobil sendiri.
"Namun suara gas mobil itu dianggap mengganggu," kata Yai Mim.
Bukan hanya masalah parkir, Yai Mim juga dituduh cabul oleh tetangganya.
Tetangganya juga merekam Yai Mim saat menyiram air ke tanah depan rumah dengan pakaian yang sangat minim. Padahal saat itu Yai Mim pakai celana pendek dan sarung
Akibat masalah ini, Yai Mim dinonaktifkan sebagai dosen UIN Malang dan dia juga sempat diusir dari rumahnya.
Dedi pun berharap permasalahan ini cepat selesai. Ia berharap Yai Mim dan semua pihak yang terlibat dalam keadaan yang baik.
"Semoga Pak Yai Mim baik-baik, semua baik-baik, sehat dan berkah selalu," kata Dedi.
