KDM Minta Tahu Sumedang Di-branding, Pemprov Jabar Siap Bantu

2 Desember 2025 13:47 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KDM Minta Tahu Sumedang Di-branding, Pemprov Jabar Siap Bantu
"Nanti penjual tahunya pakai kebaya. Pakai sanggul, rapi, tertata, keren. Ini kan harus naik kelas, Pak," ujar Dedi.
kumparanNEWS
Tahu Sumedang. Foto: Dadi herdiansyah/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Tahu Sumedang. Foto: Dadi herdiansyah/Shutterstock
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, untuk memberdayakan Tahu Sumedang dengan branding.
"Coba Bapak ciptain brand ambassador Tahu Sumedang, iklan. Nah, kemudian nanti kalau sudah bersih, Pak. Hampir sudah bersih, yang pedagang tahunya dirapiin," kata Dedi di Sumedang, Selasa (2/12).
Dedi menyebut, pemerintah provinsi siap untuk membantu pembangunan tersebut.
Ia juga mengusulkan, penjual Tahu Sumedang nantinya mengenakan pakaian adat seperti kebaya dan sanggul.
"Nanti penjual tahunya pakai kebaya. Pakai sanggul, rapi, tertata, keren. Ini kan harus naik kelas, Pak," ujar gubernur yang akrab disapa KDM atau Kang Dedi Mulyadi itu.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Pemprov Jabar
Dedi berharap Sumedang tetap menjadi kawasan industri. Menurutnya, biaya angkut tidak akan terlalu mahal jika penjualan masih di wilayah Jawa Barat.
"Nah, jadi ini untuk itu ini menjadi harapan mudah-mudahan Sumedang tetap menjadi pusat kawasan industri," kata Dedi
"Seluruh kaum industri tetap di sini merasa terlayani, merasa terlindungi dan dan punya pasar. Dari sisi ini, itu sudah tidak terlalu mahal biaya angkutnya kalau jualnya masih di Jabar," katanya melanjutkan.
Trending Now