Keluarga Tak Ada Biaya, Wanita ODGJ di Tapos Bogor Dikerangkeng di Gubuk Bambu
21 Oktober 2025 13:36 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Keluarga Tak Ada Biaya, Wanita ODGJ di Tapos Bogor Dikerangkeng di Gubuk Bambu
Wanita berinisial S (40 tahun) yang merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terpaksa dikerangkeng di gubuk berdinding bambu, di Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.kumparanNEWS

Wanita berinisial S (40 tahun) yang merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terpaksa dikerangkeng di gubuk berdinding bambu, di Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.
S hidup di gubuk berukuran sekitar 2x3 meter yang berdiri tepat di samping rumahnya. Kondisi itu terjadi karena keterbatasan biaya untuk berobat.
Kapolsek Tenjo, Iptu A.M. Zalukhu, mengatakan berdasarkan keterangan keluarga, S telah mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2021.
βSudah lama, pernah dibawa ke rumah sakit, tapi oleh keluarganya dibawa pulang lagi,β ujar Zalukhu, Selasa (21/10).
Zalukhu menjelaskan, S sudah menikah dan memiliki anak. Ia dirawat serta diberi makan oleh sang suami setiap hari.
Karena Kerap Mengamuk
Pihak keluarga terpaksa menempatkan S di gubuk tersebut agar tidak pergi atau mengganggu warga sekitar.
βKata keluarganya, dia sering mengamuk dan suka pergi. Sudah beberapa kali menghilang,β ucapnya.
Ia menambahkan, keluarga belum mengetahui secara pasti penyebab S mengalami depresi.
βKatanya begitu saja, belum tahu penyebab pastinya,β kata Zalukhu.
Saat ini, S telah dibawa ke rumah sakit jiwa oleh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kecamatan Tenjo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
βHari ini dibawa berobat lagi oleh PSM ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi, Kota Bogor,β pungkasnya.
Tak Sanggup Membiayai
Sementara itu, suaminya, I, mengaku tak sanggup membiayai pengobatan S ke rumah sakit, terlebih karena jaraknya cukup jauh di Kota Bogor.
βKalau pemerintah mau bantu biaya, kami sangat menerima. Supaya kami juga bisa menjenguk istri saya,β ujarnya.
