Keluarga Ungkap Cara Polisi Bikin Ayah Tiri Ngaku Sudah Culik-Bunuh Alvaro

24 November 2025 15:41 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Keluarga Ungkap Cara Polisi Bikin Ayah Tiri Ngaku Sudah Culik-Bunuh Alvaro
Keluarga Alvaro mengungkap cara polisi yang akhirnya berhasil membuat terduga pelaku, yang merupakan ayah tirinya sendiri mengakui perbuatannya.
kumparanNEWS
Tugimin memperlihatkan foto cucunya, Alvaro Kiano Nugroho, yang sudah 8 bulan hilang. Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tugimin memperlihatkan foto cucunya, Alvaro Kiano Nugroho, yang sudah 8 bulan hilang. Foto: Jonathan Devin/kumparan
Alvaro Kiano Nugroho, bocah 6 tahun yang hilang sejak Maret 2025 di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ditemukan dalam kondisi tewas.
Dalam kasus itu, ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar, telah diamankan polisi karena diduga sebagai pelaku penculikan dan pembunuhan Alvaro.
Sayem, nenek Alvaro, menjelaskan sejak awal polisi sudah mencurigai Alex sebagai pelaku penculikan dan pembunuhan. Namun, Alex terus mengelak dan tak mengakui perbuatannya.
"Jadi, polisi sudah mengatakan ini [pelakunya]. Iya, dari pertama tuh sebenarnya [Alex] sudah ditangkap dari beberapa hari tuh. Cuma muter mulu jadi dilepas lagi," ujar Sayem saat ditemui wartawan di rumahnya, di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (24/11).
"Katanya polisi punya saudara orang bisa lah. Ini [pelaku] di Tangerang di rumah ini, jelas banget itu katanya," jelas dia.
Sayem lalu menceritakan, polisi lalu mencari cara agar Alex mengakui perbuatannya. Kata Sayem, Alex kembali ditangkap dan diajak ke laut.
"Iya terus tuh langsung diambil katanya sampai diputar-putarin supaya ngaku, terus di bawa ke laut mana katanya, 'Alex kamu nanti kalau enggak ngaku mau saya buang di laut, enggak ada yang tahu'," ungkap Sayem menirukan ucapan polisi ke Alex.
"Mungkin dia sudah ketakutan kali, jadi langsung ngomong, 'iya saya yang pelakunya," imbuhnya.
Kecurigaan polisi menguat, setelah melihat isi pesan dari Alex ke seseorang yang diminta untuk membuang jenazah Alvaro.
"Iya terus Hp-nya kan itu juga diambil, ya, jadi perjanjian yang buang mayat itu juga WA ke Alex-nya, nyuruh orang begitu. Sudah disuruh, sudah kamu sudah urusan sama kamu sudah nggak ada urusan. Katanya, tinggal tulang-tulang, sudah enggak ada, diganti sama plastik. Alex-nya pakai sarung tangan biar sidik jarinya enggak ketahuan," terang dia.
Barulah pada saat itu, lanjut Sayem, Alex pun mengakui perbuatannya ke polisi.
"Dia ngaku semua di situ, sudah ditendang, sudah diinjek, sudah semuanya, baru tuh dia ngaku memang saya yang ini ini," ungkapnya.
Trending Now