Kematian Timothy: Polisi dan Unud Beda Keterangan soal CCTV Gedung Fisip
20 Oktober 2025 20:19 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Kematian Timothy: Polisi dan Unud Beda Keterangan soal CCTV Gedung Fisip
Polisi dan pihak Universitas Udayana memberikan keterangan berbeda mengenai kondisi CCTV di lantai 4 Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dalam kasus kematian Timothy Anugerah Saputra.kumparanNEWS

Polisi dan pihak Universitas Udayana memberikan keterangan berbeda mengenai kondisi CCTV di lantai 4 Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dalam kasus kematian Timothy Anugerah Saputra (22).
Timothy diduga bunuh diri dengan melompat dari lantai 4 gedung tersebut pada Rabu (15/10).
Ketua Unit Komunikasi Publik Universitas Udayana, Dewi Pascarani, mengatakan rekaman CCTV yang terpasang di Gedung FISIP berfungsi dengan baik. Namun, tidak semua titik area terpantau kamera.
โCCTV kami berfungsi dengan baik, namun ada blind spot yang tidak bisa menangkap kejadian secara utuh. Bahwa almarhum tertangkap kamera CCTV berjalan di lorong itu ada. Tapi setelah itu tidak tertangkap lagi CCTV. Ini juga sudah dicek bersama pihak kepolisian,โ ujar Dewi.
Menurutnya, rekaman CCTV di lantai 4 juga berfungsi dengan baik.
โKami tadi baru saja membuka rekaman CCTV-nya. Jadi tidak ada yang rusak,โ katanya.
Polisi Sebut CCTV Rusak
Sementara itu, Kapolsek Denbar Kompol Laksmi Trisnadewi Wieryawan menyampaikan keterangan berbeda. Ia mengatakan rekaman CCTV di lobi menunjukkan korban masuk ke gedung dan terjatuh dari Gedung FISIP.
Namun, CCTV di lantai 4 disebut rusak sejak 2023, sehingga polisi belum bisa memastikan penyebab kematian korban.
โApakah tidak ada CCTV yang merekam kejadian tersebut? Itu juga pertanyaan ayah korban. Kami jelaskan bahwa CCTV di lobi merekam saat korban datang dan saat korban terjatuh,โ ujar Laksmi.
โJadi terekam pada saat korban masuk ke gedung di lobi depan. Di CCTV yang sama juga terekam saat korban terjatuh. Namun memang di lantai 4 itu ada CCTV, tapi CCTV rusak. Kami sudah koordinasi dengan pihak kampus. CCTV rusak diperkirakan sejak tahun 2023,โ katanya, Senin (20/10).
