Kemendagri Bentuk Satgas Dorong Daerah untuk Lindungi Lahan Sawah
18 November 2025 17:19 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Kemendagri Bentuk Satgas Dorong Daerah untuk Lindungi Lahan Sawah
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan rencana pembentukan satuan tugas (satgas) lintas kementerian guna mendorong pemerintah daerah merapikan tata ruang wilayahnya.kumparanNEWS

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan rencana pembentukan satuan tugas (satgas) lintas kementerian guna mendorong pemerintah daerah merapikan tata ruang wilayahnya, terutama untuk menjaga lahan pertanian.
Hal ini disampaikannya dalam rapat koordinasi bersama dengan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.
โFollow-up-nya, kami nanti akan membentuk satgas antara Kementerian ATR/BPN, Kementerian Dalam Negeri, kemudian juga BIG (Badan Informasi Geospasial), dan Kementerian Pertanian, untuk mendorong daerah-daerah agar mereka merevisi Perdanya untuk melindungi lahan sawah dan menyiapkan lahan untuk sawah yang sudah ada,โ ujar Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (18/11).
โJadi tidak boleh tidak dikonversi. Kalau dikonversi ada tata caranya. Nah, kemudian ini tujuannya adalah untuk swasembada pangan, sekali lagi. Di samping mencetak sawah baru,โ lanjutnya.
Ia menjelaskan bahwa inti kebijakan ini adalah permintaan kepada pemerintah daerah untuk melakukan revisi tata ruang agar lahan pertanian tetap terlindungi dan tidak berubah fungsi.
โYang intinya adalah, daerah diminta untuk melakukan revisi tata ruang dalam rangka untuk menjaga lahan yang sudah ada, tidak terkonversi. Dan dalam tata ruangnya, 87% itu adalah kawasan yang disiapkan untuk pertanian. Ini inti yang paling utama,โ jelasnya.
Tito menambahkan, proses revisi oleh daerah akan dipantau dan diverifikasi secara berkala.
โKemudian yang kedua adalah, follow-up-nya ini nanti juga kita akan monitor terus, revisi oleh teman-teman di daerah dan otomatis akan diverifikasi nanti oleh BIG. Itu salah satunya ya, sebagai nggak bohong-bohong begitu maksudnya,โ kata Tito.
โNah, setelah itu nanti kita akan evaluasi entah per bulan atau per dua bulan atau per tiga bulan nanti kita akan tentukan,โ sambung dia.
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah akan memberi insentif bagi daerah yang menjalankan kebijakan dengan baik.
โDaerah yang bagus, kita akan berikan reward dalam bentuk insentif fiskal kalau itu dari Kemendagri. Kami akan memberikan insentif fiskal tahun depan. Ada anggarannya untuk itu. Nah, dari Kementerian Pertanian mungkin akan memberikan dukungan yang lain. Mungkin alat mesin pertanian ataupun yang lain,โ pungkasnya.
