Kemenimipas Tekan Peredaran Narkoba dari Lapas: 1.880 Napi Masuk Nusakambangan

29 Desember 2025 14:33 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kemenimipas Tekan Peredaran Narkoba dari Lapas: 1.880 Napi Masuk Nusakambangan
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto berupaya menekan angka peredaran narkotika dari dalam lapas.
kumparanNEWS
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (ImiPas) Agus Andrianto dalam acara refleksi akhir tahun KemenImiPas di Jakarta pada Senin (29/12/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (ImiPas) Agus Andrianto dalam acara refleksi akhir tahun KemenImiPas di Jakarta pada Senin (29/12/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto berupaya menekan angka peredaran narkotika dari dalam lapas. Salah satunya dengan memindahkan 1.880 lebih narapidana berisiko tinggi ke Lapas Nusakambangan.
"Kami melakukannya upaya-upaya mencegah peredaran narkotika di dalam lapas," ujar Agus kepada wartawan di Kantor Kemenimipas, Jakarta, pada Senin (29/12).
"Sudah saya sampaikan kepada Bapak Sekjen bahwa lebih dari 1.880 orang kami pindahkan ke Nusakambangan. Ini mereka-mereka yang berisiko tinggi, menjadi bagian dari peredaran narkotika dari dalam Lapas," lanjutnya.
Agus mengatakan, pemindahan ribuan narapidana itu bukanlah perkara mudah. Sebab, menurutnya, lembaga penegak hukum yang berwenang juga terus melakukan penahanan narapidana narkotika sehingga persoalan di lapas juga terus dinamis.
"Namun, tadi yang sudah kami sampaikan bahwa kita punya komitmen untuk terus melakukan upaya penindakan," ungkapnya.
Lapas Khusus Karanganyar Nusakambangan, Cilacap, Jateng. Foto: Dok. Ditjen Pemasyarakatan
Eks Wakapolri itu juga menegaskan, penindakan tak hanya dilakukan untuk narapidana yang masih melakukan kejahatan di lapas, penindakan juga dilakukan untuk petugas lapas yang melakukan penyimpangan aturan.
"Bukan hanya kepada mereka (narapidana), tapi kepada pegawai yang melakukan penyimpangan juga kita lakukan tindakan tegas," ucap Agus.
"Ini mudah-mudahan ini akan mengurangi. Saya yakin ini juga sudah banyak berkuranglah," pungkas dia.
Trending Now