Kemenkes Kembali Fokus Imunisasi Dasar Anak usai Kasus COVID Melandai

11 Januari 2023 20:07 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kemenkes Kembali Fokus Imunisasi Dasar Anak usai Kasus COVID Melandai
Kemenkes Kembali Fokus Imunisasi Dasar Anak usai Kasus COVID Melandai
kumparanNEWS
Petugas memberi vaksin polio kepada pelajar Sekolah Dasar (SD) Negeri 43 seusai pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Banda Aceh, Aceh, Senin (5/12/2022). Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas memberi vaksin polio kepada pelajar Sekolah Dasar (SD) Negeri 43 seusai pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Banda Aceh, Aceh, Senin (5/12/2022). Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat kasus harian, kasus rawat inap, dan kasus kematian COVID-19 semakin rendah. Indikator penularan COVID-19 berada di angka 0,78 atau di bawah satu. Kemenkes kini kembali fokus pada program dan kebijakan imunisasi dasar lengkap pada anak.
โ€œMasih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, yang utama adalah melindungi generasi kita dari kecacatan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan cara yang paling efektif yaitu dengan imunisasi,โ€ kata Juru bicara Kemenkes M Syahril, Rabu (11/1).
Capaian imunisasi nasional tahun 2022 belum mencapai target, utamanya disumbang oleh provinsi di luar Jawa dan Bali dengan capaian per provinsi masih di bawah 35 persen. Kejadian Luar Biasa Polio (KLB) polio di salah satu Kabupaten di Aceh juga ditengarai sebagai akibat rendahnya imunisasi anak.
Pemberian vaksinasi berpegang pada rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI), termasuk juga pertimbangan vaksinasi COVID-19.
โ€œKami masih berkonsultasi dengan WHO untuk vaksinasi COVID-19 pada anak usia mulai 6 bulan,โ€ ujar Syahril.
Pemberian vaksinasi booster pertama difokuskan untuk usia 18 tahun ke atas, karena kelompok ini memiliki mobilitas tinggi. Sementara booster kedua untuk lansia saat ini capaiannya masih 68 juta atau sebesar 29,31 persen.
Trending Now