Kemenkes Utamakan Perbaikan IGD di Aceh Tamiang

kumparanNEWSverified-green

Β·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kementerian Pendidikan & Pembangunan Keluarga, Jakarta Timur, Senin (8/12/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kementerian Pendidikan & Pembangunan Keluarga, Jakarta Timur, Senin (8/12/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya memprioritaskan pemulihan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit Aceh Tamiang, salah satu daerah yang paling lama pemulihan kesehatannya.

β€œYang masih sangat ketinggalan itu yang di Tamiang. Diharapkan mulai besok IGD-nya sudah bergerak karena kita prioritasnya IGD-nya dulu, jadi perawatan bisa ngejar,” ujarnya di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta Timur, Senin (8/12).

Setelah IGD kembali berfungsi, pemerintah akan memperbaiki ruang operasi dan layanan cuci darah. Menkes menekankan, layanan cuci darah sangat krusial karena penanganannya tidak bisa terlambat.

Warga melintas di RSUD Aceh Tamiang luluh lantak akibat banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (6/12/2025). Foto: Erlangga Bregas Prakoso/ANTARA FOTO

Ia juga mengutamakan perbaikan rumah sakit. β€œYang kita kejar itu ada 2 ya. Pertama rumah sakitnya kita hidupkan dulu, ini kan ada 18 rumah sakit di Aceh yang kena bencana,” kata Budi.

Dari total 18 rumah sakit terdampak di Aceh, masih ada 6 yang belum beroperasi penuh, sementara rumah sakit di Sumut dan Sumbar dinyatakan sudah pulih seluruhnya.

β€œKalau Sumut dan Sumbar, semua rumah sakitnya sudah pulih. Di Aceh sebenarnya tinggal 6 sih yang belum beroperasi penuh, yang lainnya sudah,” ungkap Budi.

Trending Now