Kemenkes Utamakan Perbaikan IGD di Aceh Tamiang
Β·waktu baca 1 menit

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya memprioritaskan pemulihan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit Aceh Tamiang, salah satu daerah yang paling lama pemulihan kesehatannya.
βYang masih sangat ketinggalan itu yang di Tamiang. Diharapkan mulai besok IGD-nya sudah bergerak karena kita prioritasnya IGD-nya dulu, jadi perawatan bisa ngejar,β ujarnya di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta Timur, Senin (8/12).
Setelah IGD kembali berfungsi, pemerintah akan memperbaiki ruang operasi dan layanan cuci darah. Menkes menekankan, layanan cuci darah sangat krusial karena penanganannya tidak bisa terlambat.
Ia juga mengutamakan perbaikan rumah sakit. βYang kita kejar itu ada 2 ya. Pertama rumah sakitnya kita hidupkan dulu, ini kan ada 18 rumah sakit di Aceh yang kena bencana,β kata Budi.
Dari total 18 rumah sakit terdampak di Aceh, masih ada 6 yang belum beroperasi penuh, sementara rumah sakit di Sumut dan Sumbar dinyatakan sudah pulih seluruhnya.
βKalau Sumut dan Sumbar, semua rumah sakitnya sudah pulih. Di Aceh sebenarnya tinggal 6 sih yang belum beroperasi penuh, yang lainnya sudah,β ungkap Budi.
