Kemhan soal Prabowo dan Erdogan Mau Bangun Pabrik Drone: Masih Proses
14 Februari 2025 13:54 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Kemhan soal Prabowo dan Erdogan Mau Bangun Pabrik Drone: Masih Proses
Kemhan menjelaskan mengapa Indonesia memilih drone Bayraktar produksi Baykar Technologies dari Turki.kumparanNEWS

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menandatangi 13 kerja sama strategis antar kedua negara ketika pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Bogor, (12/2).
Salah satu kesepakatan adalah pembangunan pabrik drone di Indonesia.
Karo Infohan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang menyebut, rencana tersebut masih dalam proses.
βYa, setahu saya memang ada proses pembelian untuk drone Bayraktar dari Turki, karena kita tahu ada beberapa aspek yang memang kita tinjau, tentunya dari konteks strategis kita punya hubungan diplomatis yang sangat baik dengan Turki,β ujarnya di kantor Kemhan, Jakarta pada Jumat (14/2).
βSaat ini masih dalam proses, saya belum bisa memberikan banyak informasi, karena kemarin kan baru ditandatangani, tentunya kita akan mempedomani peraturan, regulasi yang ada, karena Kemhan ini juga tidak mungkin kita melakukan inisiatif sendiri,β lanjutnya.
Frega menjelaskan mengapa Indonesia memilih drone Bayraktar produksi Baykar Technologies dari Turki.
βTentunya dari konteks strategis kita punya hubungan diplomatis yang sangat baik dengan Turki, di mana Presiden Prabowo dan Presiden Erdogan memiliki hubungan kedekatan,β ucapnya.
βKemudian, dari sisi ekonomis harganya juga relatif lebih murah dibandingkan dari produksi negara-negara lain, kemudian dari sisi taktis dan operasional, secara lintas medan, lintas cuaca, ini cocok juga untuk digunakan di Indonesia,β sambungnya.
Total, ada 13 kerja sama yang ditandatangani Prabowo dan Erdogan di dalam pertemuan High Level Strategic Cooperation Council pertama antara keduanya di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/2).
Berikut lengkapnya:
