Komisi VIII Rapat Tertutup dengan BPJPH, Menag, Mensos hingga BNPB
16 September 2025 11:00 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Komisi VIII Rapat Tertutup dengan BPJPH, Menag, Mensos hingga BNPB
Komisi VIII belum memberikan penjelasan mengapa rapat bersama BPJPH, Menag, Mensos dan BNPB digelar tertutup.kumparanNEWS

Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja bersama mitra kerjanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/9).
Komisi VIII mengundang Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kepala BNPB Letjen Suharyanto dan Kepala BPJPH Haikal Hasan.
Seluruh menteri dan kepala badan yang diundang, telah datang dalam rapat ini.
Rapat ini akan membahas pagu anggaran masing-masing mitra di tahun 2026 serta isu-isu aktual.
Akan tetapi, rapat dilakukan tertutup. Awak media tidak bisa memantau dan mengikuti jalannya rapat.
Pantauan di lokasi, balkon tempat wartawan meliput sudah dikunci sejak pukul 10.30 WIB. Sementara, staf sekretariat Komisi VIII membenarkan bahwa rapat digelar tertutup.
Belum diketahui apa alasan rapat itu digelar tertutup.
Sampai berita ini dibuat, rapat antara Komisi VIII dan para mitra masih berlangsung.
Pejabat BPJPH Pukul Istri
Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, mengatakan tidak menutup kemungkinan dalam rapat ini ada dibahas soal pejabat BPJPH memukul istrinya di kantor.
โSaya bicaranya (tentang pemukulan) tapi tentu tidak secara vulgar,โ ucap Marwan saat dihubungi kumparan, Minggu (14/9).
Peristiwa pemukulan pejabat BPJPH ini dilakukan oleh seorang pejabat tinggi lembaga tersebut dengan inisial M. Pemukulan dilakukan di kantor BPJPH di Jalan Raya Pondok Gede, Pinang Ranti, Jakarta Timur.
kumparan mendapatkan rekaman video pemukulan itu. Peristiwa itu terjadi pada 17 Agustus 2025 pukul 11.05 WIB.
Dalam rekaman video itu, terlihat diduga M yang memakai kemeja lengan panjang berwarna putih dan memakai udeng di kepala, masuk ke dalam sebuah lobi di kantor BPJPH. Diduga M baru saja mengikuti upacara 17 Agustus.
Di lobi sudah ada seorang perempuan yang merupakan istrinya, yang kemudian menghampiri diduga M.
Seperti terlihat dari video, keduanya terlibat percakapan, tapi tak lama M melayangkan pukulan ke kepala istrinya di depan beberapa orang yang merupakan pegawai BPJPH.
Pemukulan itu cukup mengejutkan orang-orang yang berada di sekitar. Setelah terkena pukulan, tangan sang istri terlihat berupaya menggapai tubuh M. Tapi kemudian sang istri beranjak pergi.
Tapi M terlihat berupaya melakukan pengejaran. Tak diketahui lagi apa yang terjadi setelah itu.
Belum diketahui apa pemicu pemukulan itu, namun dari berbagai sumber, diduga ucapan sang istri yang menyinggung soal urusan pribadi yang memicu M melakukan pemukulan.
Respons Kepala BPJPH
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan sudah memberikan respons kejadian tersebut. Ia menyebut internal lembaganya itu dalam keadaan baik-baik saja.
"Bae-bae aje. Kita jangan ambil isu yang negatif. Kita mendidik semua aman tentram, jangan ngutip yang hoaks-hoaks," kata Haikal di kantornya, Rabu (10/9).
Haikal bahkan mengatakan dugaan pemukulan itu tidak benar. "Nggak benar, kita ini semua kan dalam bimbingan saya, saya membina semua untuk mengedepankan akhlak, kalau seumpama ada-ada, yang kita lurusin," ujar dia.
