Kompolnas Bahas Sistem Suksesi Kapolri Bareng Komisi Percepatan Reformasi Polri
9 Desember 2025 12:57 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Kompolnas Bahas Sistem Suksesi Kapolri Bareng Komisi Percepatan Reformasi Polri
Menko Polkam sekaligus Ketua Kompolnas Djamari Chaniago mengungkap isi pertemuan pihaknya dengan Komisi Percepatan Reformasi Polri yang digelar hari ini, Selasa (9/12). kumparanNEWS

Menko Polkam sekaligus Ketua Kompolnas Djamari Chaniago mengungkap isi pertemuan pihaknya dengan Komisi Percepatan Reformasi Polri yang digelar hari ini, Selasa (9/12).
Pertemuan itu, kata dia, banyak membahas penguatan peran Kompolnas hingga prosedur pemilihan Kapolri.
"Kompolnas peran Kompolnas yang perlu diperkuat lagi, bukan hanya sekadar diperkuat ditambah manusianya, tetapi fungsinya harus diperkuat untuk itu, untuk bisa melakukan pengawasan sejak dari tahap awal sampai dengan tahap operasional yang dilaksanakan oleh Kapolri," ujar Djamari usai pertemuan di Kemensetneg, Jakarta Pusat, Selasa (9/12).
Djamari menjelaskan pertemuan yang berlangsung hampir dua jam juga membahas mekanisme pemilihan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Menurutnya, pembahasan soal prosedur pemilihan Kapolri berlangsung panjang karena melibatkan para pakar hukum.
"Kebetulan di tim Reformasi Kepolisian ini ada dua orang profesor yang ahli di bidang hukum tata negara, kemudian ditambah satu lagi profesor yang ahli di bidang hukum. Jadi semuanya jadi panjang berbicara masalah proses hukum karena membutuhkan undang-undang yang memerlukan proses yang tidak mudah," katanya.
Selain topik utama tersebut, Djamari menyebut ada beberapa isu tambahan yang ikut disampaikan namun tidak terlalu mendasar. Salah satunya mengenai peningkatan jumlah polisi wanita (Polwan).
"Tambahan polwan supaya tidak seperti ini harus bisa mencapai angka 10 sampai dengan 15 persen kekuatan polwan," pungkasnya.
