Kongres VI PDIP di Bali: Tangis Megawati, Posisi Sekjen, & Kehadiran Hasto
3 Agustus 2025 4:43 WIB
Β·
waktu baca 5 menit
Kongres VI PDIP di Bali: Tangis Megawati, Posisi Sekjen, & Kehadiran Hasto
PDIP akhirnya menggelar Kongres ke-6. Pada momen itu, Megawati mengumumkan struktur terbaru partai, ada pula momen ia menangis memeluk Hasto yang langsung hadir ke Bali usai bebas.kumparanNEWS

Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDIP) akhirnya menggelar Kongres ke-6 di Bali. Kongres ini digelar di arena Kongres VI PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu (2/8), selang beberapa hari setelah mereka menggelar Bimbingan Teknis di pulau dewata itu.
Kongres ini digelar sehari setelah Sekjen mereka, Hasto Kristiyanto mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Hasto sendiri dihukum penjara 3,5 tahun setelah divonis bersalah atas menyuap komisioner KPU dalam pusara kasus Harun Masiku.
Kehadirannya ke atas panggung membuat sang Ketua Umum (Ketum) Megawati Soekarnoputri menangis. Pada kongres ini pula, Hasto tak lagi menjabat. Posisinya digantikan Megawati yang merangkap ketum.
Seperti apa serba-serbi kongres partai pemenang pemilu 2024 ini? Simak rangkuman kumparan berikut.
Senyum Megawati Dipeluk-Cium Puan dan Prananda Jelang Kongres PDIP
Kongres kali ini mengukuhkan kembali Megawati sebagai ketum. Kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo juga terus mendampingi.
Terbaru, Puan yang juga Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR, mengunggah momen kebersamaan mereka bertiga.
Foto diunggah di akun instagram Puan, @puanmaharani. Ada dua foto yang diunggah. Salah satunya, Puan dan Prananda mencium Megawati yang berdiri di tengah. Senyum Megawati tampak merekah melihat kedua anaknya kompak.
"Bismillah," tulis Puan singkat.
Megawati Lantik Struktur DPP PDIP Periode 2025-2030, Rangkap Jabatan Ketum-Sekjen
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri secara resmi mengumumkan sekaligus melantik jajaran Dewan Pimpinan Pusat partai periode 2025β2030 di arena Kongres VI PDIP.
Terdapat 37 nama pengurus pusat diumumkan oleh Megawati, termasuk posisi Sekretaris Jenderal yang diputuskan akan tetap dijabat oleh dirinya sendiri. Hasto sebelumnya sudah menjabat sebagai sekjen selama 2 periode.
Namun di kepengurusan kali ini, nama Hasto tidak masuk struktur. Hasto baru bebas dari tahanan KPK usai mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.
Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan seluruh pengurus yang hadir secara fisik di lokasi.
βAtas nama Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, saya melantik DPP PDI Perjuangan untuk membantu kerja-kerja partai. Apakah saudara bersedia untuk dilantik?β tanya Megawati.
Berikut struktur lengkap DPP PDI Perjuangan 2025β2030:
Ketua Umum : Megawati Soekarnoputri
Struktur Pengurus DPP PDI Perjuangan 2025β2030
Mengapa Megawati rangkap jabatan?
Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning mengatakan keputusan terhadap posisi Sekjen merupakan hak prerogatif Megawati. Dia mengatakan Megawati memiliki pertimbangan tersendiri mengapa posisi sekjen masih kosong dan sementara diisi oleh dirinya sendiri.
"Iya (Megawati isi posisi Sekjen). Semua, kan, hak prerogatif Ibu. Kalau Ibu belum umumkan, ya, belum, masih Ibu," kata Ribka.
Dramatis! Tangis Megawati Pecah Saat Hasto Datang di Kongres: Langsung Peluk
Usai melantik para pejabat struktural partai, Megawati meneruskannya dengan pidato. Tiba-tiba suasana kongres itu bergemuruh.
Sebab, Hasto datang melangkah menuju panggung. Ia mendatangi Megawati di panggung.
Lalu, ia berhenti tepat di hadapan sang ketum. Memberi hormat, mencium tangan, dan memeluk Megawati. Megawati membalas pelukan itu.
Ini adalah momen pertama Hasto bertemu Megawati setelah Hasto ditangkap KPK dan disidang. Hasto baru saja mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.
Megawati lalu menangis. Sementara di depan Megawati, kader riuh meneriakkan yel-yel partai.
Megawati memungkasi momen itu dengan memekikkan teriakan khas nya: 'Merdeka! Merdeka! Merdeka!'
Politikus PDIP Bicara Perlu Rehabilitasi Nama Hasto soal Kans Jadi Sekjen
Menurut Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning, nama Hasto perlu direhabilitasi dulu sebelum ia punya kans lagi untuk menjabat sekjen partai.
"Banyak pertimbangan (soal Sekjen). Ibu ini kan orangnya pengin merehabilitasi juga kan. Dia tahu semua publik bahwa Hasto itu tidak terstigma karena korupsi itu penting ya," kata Ribka di arena Kongres PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu (2/8).
Dia mengatakan kasus Hasto menjadi pembelajaran politik penting bagi masyarakat. Sebab, menurut Ribka, Hasto adalah tahanan politik dengan cara kriminalisasi hukum yang tak boleh terulang.
"Ini kan pembelajaran politik juga. Jangan dong Pak Hasto, nanti kan di luar beda nanti digorengnya Pak Hasto gak jadi Sekjen karena persoalan tahanan korupsi itu harus clear dulu," tutur Ribka.
