Korban Meninggal Bencana Sumatera Diberi Santunan Rp 15 Juta, Luka Rp 5 Juta

2 Desember 2025 11:38 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Korban Meninggal Bencana Sumatera Diberi Santunan Rp 15 Juta, Luka Rp 5 Juta
Menteri Sosial Saifullah Yusuf bicara soal santunan buat korban banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
kumparanNEWS
Prajurit Batalyon TP 897/Singalang menggotong jenazah korban meninggal akibat banjir bandang di Nagari Salareh Aia Timur, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Senin (1/12/2025). Foto: Wahdi Septiawan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Prajurit Batalyon TP 897/Singalang menggotong jenazah korban meninggal akibat banjir bandang di Nagari Salareh Aia Timur, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Senin (1/12/2025). Foto: Wahdi Septiawan/ANTARA FOTO
Menteri Sosial Saifullah Yusuf bicara soal santunan buat korban banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Per hari ini, Selasa (2/12), korban tewas mencapai 604 orang. Data itu meningkat drastis dari sebelumnya 442 orang.
Selain korban tewas, terdapat 464 orang hilang, 2,6 ribu orang terluka, 1,5 juta jiwa terdampak, 570,7 ribu orang mengungsi tersebar di 50 kabupaten/kota.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melantik 830 Aparatur Sipil Negara, yang terdiri dari 820 Guru Sekolah Rakyat Tahap 1C serta 10 Pejabat Fungsional di lingkungan Kemensos, Rabu (26/11/2025). Foto: Kemensos RI
Gus Ipul mengatakan, Kemensos akan memberikan santunan senilai Rp 15 juta dan Rp 5 juta rupiah.
β€œKalau untuk ahli waris bagi yang wafat, ada santunan Rp 15 juta. Kalau untuk yang luka-luka berat, ada R 5 juta,” ucap Gus Ipul di Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Selasa (2/12).
Gus Ipul mengatakan, santunan diberikan setelah seluruh asesmen rampung. Santunan ini merupakan bentuk tali asih dari pemerintah.
"Ini juga akan kami lakukan nanti setelah asesmen selesai. Ini adalah bentuk tali asih untuk meringankan beban dan menguatkan kebersamaan kita di tengah-tengah bencana,” kata Gus Ipul.
Trending Now