Korban Tewas Banjir & Longsor Sri Lanka Tembus 334 Orang, 400 Hilang

1 Desember 2025 2:16 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Korban Tewas Banjir & Longsor Sri Lanka Tembus 334 Orang, 400 Hilang
Badan Penanggulangan Bencana atau DMC Sri Lanka melaporkan korban tewas banjir dan longsor di negara itu tembus 334 orang pada Minggu (30/11).
kumparanNEWS
Seorang pengendara sepeda motor mendorong motornya saat banjir di Kelaniya, Sri Lanka, Jumat (28/11/2025). Foto: Thilina Kaluthotage/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pengendara sepeda motor mendorong motornya saat banjir di Kelaniya, Sri Lanka, Jumat (28/11/2025). Foto: Thilina Kaluthotage/Reuters
Badan Penanggulangan Bencana atau DMC Sri Lanka melaporkan korban tewas banjir dan longsor di negara itu tembus 334 orang pada Minggu (30/11). Ini merupakan bencana alam terburu yang menimpa negara tersebut.
Dilansir AFP, DMC mengatakan jumlah korban tewas meningkat menjadi 334 orang, naik dari 212 sebelumnya pada Minggu. Selain itu, lebih dari 400 orang hilang dan lebih dari 1,3 juta orang di seluruh wilayah terdampak.
Kerugian dan kerusakan ini merupakan yang terburuk sejak tsunami Asia tahun 2004 yang menewaskan sekitar 31.000 orang dan membuat lebih dari satu juta orang kehilangan tempat tinggal.
Banjir yang disebabkan hujan deras di Sri Lanka. Foto: REUTERS / Dinuka Liyanawatte
Presiden Anura Kumara Dissanayake menyatakan keadaan darurat pada Sabtu untuk menangani dampak siklon dan meminta bantuan internasional. Banjir terburuk sejak pergantian abad terjadi pada Juni 2003, ketika 254 orang tewas.
Hujan telah mereda di seluruh Sri Lanka, tetapi daerah dataran rendah di ibu kota masih tergenang pada Minggu dan pihak berwenang bersiap untuk operasi bantuan besar-besaran.
Trending Now