KPK Setor Rp 8 M Uang ke Negara: Hasil Lelang Barang Rampasan dari Koruptor
1 Oktober 2025 19:05 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
KPK Setor Rp 8 M Uang ke Negara: Hasil Lelang Barang Rampasan dari Koruptor
KPK menyetorkan uang Rp 8 miliar hasil lelang barang rampasan koruptor pada 17 September 2025. Dari barang apa saja yang laku?kumparanNEWS

KPK menyetorkan uang Rp 8 miliar hasil lelang barang rampasan koruptor pada 17 September 2025. Uang itu berasal dari penjualan 36 lot barang bergerak seharga Rp 3,2 miliar dan tujuh lot barang tidak bergerak seharga Rp 4,8 miliar. Uang tersebut disetorkan ke kas negara.
"Untuk barang bergeraknya, yang tidak laku hanya barang-barang unik seperti robot, face recognition, dan tableau, serta dua mobil yang dilelang di KPKNL Samarinda," jelas Jaksa Eksekusi KPK, Syarkiyah, saat menyetorkan uang hasil lelang di Jakarta, dikutip Rabu (1/10).
Menurut Syarkiyah, barang bergerak mulai perhiasan hingga Barang Bukti Elektronik (BBE) seperti handphone, tetap menjadi primadona. Bahkan, satu lot bisa diperebutkan 20 hingga 30 akun.
Kemeja sutra lengan panjang yang sempat gagal terjual pada lelang Juni 2025, juga telah terjual dengan harga Rp 2,5 juta.
βPerhiasan ini sangat banyak peminatnya. Cincin dan gelang berbentuk naga saja sudah laku terjual,β tambahnya.
Meski demikian, terdapat wanprestasi senilai Rp 23,4 juta dari dua lot barang bergerak yakni 1 lot berisi 6 handphone senilai Rp 15,4 juta serta 1 lot yang terdiri dari 46 mini gold senilai Rp 8 juta. Pemenang tidak menebusnya.
Hasil Lelang September di Berbagai Daerah
KPK memperkirakan hasil lelang serentak di 11 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) meliputi Jakarta, Bandung, Tangerang, Bekasi, Bogor, Cirebon, Denpasar, Lahat, Pekanbaru, Purwokerto, dan Samarinda, pada September 2025, bisa menembus angka Rp 166 miliar.
Namun, minat terhadap barang tidak bergerak yang terdiri dari tanah, tanah dan bangunan, hingga apartemen, bernilai besar ini, masih rendah karena nilai limitnya yang tinggi. Sehingga baru laku terjual sebanyak 7 lot dari 41 lot yang dilelang.
βMudah-mudahan pada lelang berikutnya, aset bernilai besar ini bisa terjual,β ujar Syarkiyah.
Adapun, lelang selanjutnya terjadwal akan dilaksanakan pada Desember 2025, berbarengan dengan momen Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia).
KPK menegaskan, pemberantasan korupsi tidak melulu memberikan efek jera melalui hukuman badan, tetapi juga memastikan negara memperoleh kembali aset yang telah hilang, salah satunya melalui lelang.
βDengan mengikuti lelang KPK, masyarakat ikut berkontribusi nyata dalam pemulihan kerugian keuangan negara,β tutup Syarkiyah.
Sepanjang semester I 2025, KPK telah mengembalikan kerugian keuangan negara sebesar Rp 84,1 miliar ke kas negara melalui lelang, dengan rincian Rp 13 miliar pada Januari-Februari, Rp 42,3 miliar pada Maret, serta Rp 28,8 miliar pada Juni.
