Krisis Politik Madagaskar: Komandan Pasukan Elite Dilantik Jadi Presiden
17 Oktober 2025 15:40 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
Krisis Politik Madagaskar: Komandan Pasukan Elite Dilantik Jadi Presiden
Komandan pasukan elite 'CAPSAT', Kolonel Michael Randrianirina, dilantik jadi presiden Madagaskar menggantikan Andry Rajoelina yang melarikan diri. kumparanNEWS

Komandan pasukan elite 'CAPSAT', Kolonel Michael Randrianirina, dilantik menjadi presiden Madagaskar. Sebelumnya, CAPSAT telah mengambil alih kekuasaan Madagaskar usai Andry Rajoelina melarikan diri.
Rajoelina kabur usai menyebut ada upaya kudeta di tengah demo yang dimotori oleh Gen Z. Parlemen kemudian memakzulkan Rajoelina yang kabur ke luar negeri. Meski demikian, Rajoelina menolak mundur dari jabatannya dan mengecam pengambil alihan kekuasaan oleh CAPSAT.
"Saya akan sepenuhnya dan dengan adil memenuhi tanggung jawab saya sebagai Presiden Republik Madagaskar," kata Randrianirina dalam upacara pelantikan di Mahkamah Konstitusi Tinggi, dikutip dari Reuters, Jumat (17/10).
"Saya bersumpah saya akan menjalankan kekuasaan yang dipercayakan kepada saya dan mendedikasikan seluruh kemampuan saya untuk melindungi dan memperkuat persatuan nasional dan hak asasi manusia," lanjutnya.
Saat mengambil alih pemerintah, Randrianirina membubarkan semua lembaga kecuali Majelis Nasional. Dia juga mengatakan komite yang dipimpin oleh militer akan berkuasa selama dua tahun bersama pemerintah transisi, sebelum akhirnya melaksanakan pemilu baru.
Guncangan politik yang terjadi di Madagaskar membuat Uni Afrika mengambil tindakan. Uni Afrika memutuskan menangguhkan keanggotaan Madagaskar di organisasi itu.
Randrianirina adalah komandan CAPSAT yang memainkan peran penting dalam kudeta 2009 yang membawa Rajoelina ke tampuk kekuasaan.
