KSAD Targetkan 50 Jembatan Bailey Tergelar di Sumatera Januari 2026

19 Desember 2025 14:24 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KSAD Targetkan 50 Jembatan Bailey Tergelar di Sumatera Januari 2026
KSAD Jenderal Maruli membutuhkan dukungan alat-alat untuk menyelesaikan 50 jembatan bailey hingga Januari 2026.
kumparanNEWS
Foto udara kendaraan melewati Jembatan Bailey Awe Geutah yang baru selesai dibangun setelah sebelumnya putus akibat bencana banjir bandang di Bireuen, Aceh, Kamis (18/12/2025). Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara kendaraan melewati Jembatan Bailey Awe Geutah yang baru selesai dibangun setelah sebelumnya putus akibat bencana banjir bandang di Bireuen, Aceh, Kamis (18/12/2025). Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bicara pemasangan jembatan bailey di wilayah terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Maruli menegaskan, apabila alat memadai, 50 jembatan bailey akan selesai pada Januari 2026.
"Mudah-mudahan kalau ketersediaan alat ada, khususnya bailey, per Januari kami hitung Januari 50-an Bailey mudah-mudahan bisa tergelar," kata Maruli dalam konferensi pers tanggap bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12).
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak dalam acara konferensi pers tanggap bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
Maruli menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan untuk fokus di daerah bencana. Ia memaparkan kesiapan awal dari jajaran TNI AD dan kementerian terkait.
"Presiden sudah menyampaikan supaya saya fokus di daerah bencana. Kami sudah mendata sekarang jembatan dari Angkatan Darat untuk Bailey ada 18 yang sudah kita siapkan. Di [Kementerian] PU ada 14," ujarnya.
Hingga saat ini, proses pemasangan dan distribusi jembatan Bailey terus berjalan di lapangan.
"Jadi sampai dengan sekarang kita sudah 7 selesai jembatan Bailey. Jembatan yang perbaikan tadi sudah disampaikan oleh PU. Ada 6 dalam tahap pemasangan, 5 unit sudah ada di pelabuhan-pelabuhan, 3 masih terhadang di jalan karena perlu pembenahan jalan-jalannya, dan juga sisanya masih dalam perjalanan," kata Maruli.
TNI bersama Kementerian Pertahanan RI membangun jembatan gantung di sejumlah wilayah di Aceh. Foto: Dok. Puspen TNI
Prajurit TNI bersama warga membangun jembatan darurat di Desa Bukit, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Senin (15/12/2025). Foto: Puspen TNI
Selain Bailey, TNI AD menyiapkan jembatan Armco meski dihadapkan pada sejumlah kendala teknis. Ia menyebut ada sekitar 37 yang mendaftar untuk membangun jembatan tersebut.
"Yang terlanjutnya untuk jembatan Armco juga itu banyak yang mendaftar, sudah ada sekitar 37. Ini memang sulit karena kita harus survei, setelah survei kita harus kirim dari Jakarta. Pabriknya pun ternyata stok tidak banyak," tandas dia.
Trending Now