Limbah Cangkang Kerang Jadi Ancaman, Ini Rekomendasi Pengelolaan dari Ahli
6 Desember 2025 19:19 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Limbah Cangkang Kerang Jadi Ancaman, Ini Rekomendasi Pengelolaan dari Ahli
Ahli mengatakan, seluruh pihak yang terlibat membuang cangkang kerang di pesisir musti bertanggung jawab mengelola limbah secara tepat.kumparanNEWS

Cangkang kerang yang dibiarkan menumpuk hingga menggunung di pesisir Jakarta Utara disebut sejumlah ahli bakal memberikan banyak dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Cangkang kerang itu berasal dari olahan karang yang ada di Kampung Kerang.
Dosen dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB, Mochammad Chaerul, menilai semua pihak yang terlibat membuang cangkang kerang di pesisir mesti bertanggung jawab mengelola limbah secara tepat.
"Solusinya prinsip polluters pay, yaitu pihak yang melakukan pencemaran harus bertanggung jawab, maka pengusaha atau pedagang harus melakukan pengelolaan limbah yang tepat," kata dia melalui pesan singkat pada Sabtu (6/12).
Chaerul menyebut tiga cara tata kelola limbah cangkang kerang yang tepat yakni;
- Membersihkan daging yang menempel di kerang hingga tidak menimbulkan bau
- Memisahkan cangkang kerang dengan limbah makanan yang lain
- Menyediakan wadah untuk cangkang kerang secara individu ataupun komunal.
"Menyediakan pewadahan, baik secara individu maupun komunal bersama-sama," ujar dia.
Di sisi lain, Chaerul juga menyoroti pentingnya peran dari pemerintah. Terdapat sejumlah hal yang dapat dilakukan pemerintah. Pertama dengan mengumpulkan cangkang kerang. Lalu yang kedua memberi edukasi kepada warga ataupun pengusaha kerang tentang tata cara membersihkan cangkang kerang.
"Melakukan pengumpulan limbah yang terpilah dengan membebankan sebagian biayanya ke pedagang atau pengusaha," jelas dia.
Kemudian, hal terpenting yang dapat dilakukan oleh pemerintah yakni menggandeng akademisi hingga pengusaha pengelola limbah untuk mendaur ulang cangkang kerang menjadi bernilai.
Pemerintah juga dapat berperan membentuk koperasi pedagang agar bisa turut serta mendaur ulang limbah cangkang kerang.
"Menggandeng pihak akademis dan pengusaha lain dalam melakukan daur ulang baik yang non proses untuk hiasan dan lain-lain maupun yang proses menjadi pakan unggas atau ikan, produk pembersih," kata dia.
