Longsor di Banjarnegara: 27 Warga Tertimbun Tanah, 2 Tewas

17 November 2025 12:34 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Longsor di Banjarnegara: 27 Warga Tertimbun Tanah, 2 Tewas
Sebanyak 27 warga Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, diduga masih tertimbun tanah longsor hingga Senin (17/11).
kumparanNEWS
Wilayah terdampak longsor di Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara. Foto: Dok. BPBD
zoom-in-whitePerbesar
Wilayah terdampak longsor di Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara. Foto: Dok. BPBD
Sebanyak 27 warga Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, diduga masih tertimbun tanah longsor hingga Senin (17/11).
Sementara itu, 2 warga tercatat meninggal dunia, 2 orang luka-luka, dan 823 orang mengungsi. Warga yang mengalami luka telah dirujuk ke RSUD Banjarnegara dan Puskesmas Pandanarum.
Posko pengungsian berpusat di tiga lokasi, yakni Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Beji, dan Gedung Haji Desa Pringamba.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan tim pencarian dan pertolongan (SAR) masih melakukan operasi penyelamatan di lokasi terdampak tanah longsor.
β€œSelain operasi SAR, personel gabungan telah berhasil mengevakuasi 34 orang dari kawasan hutan di sekitar longsoran,” ujar Muhari dalam keterangannya, Senin (17/11).
Tanah longsor juga mengakibatkan kerusakan parah pada 30 rumah, lahan persawahan, dan perkebunan.
β€œHingga saat ini, Pusdalops BNPB masih terus memantau dan mendukung penanganan darurat di kedua wilayah itu,” kata Muhari.
Selain melakukan upaya SAR dan pelayanan pengungsi, BPBD terus melakukan asesmen dampak dan kebutuhan warga.
Untuk sementara, kebutuhan mendesak hasil kaji cepat meliputi bahan makanan, makanan siap saji, air mineral, matras, selimut, hygiene kit, dan family kit.
Bencana tanah longsor di Pandanarum terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum. Derasnya hujan dan kondisi tanah yang labil diduga memicu tebing longsor yang kemudian menimpa area persawahan dan perkebunan pada Sabtu (15/11) sekitar pukul 16.00 WIB.
Trending Now