Luthfi ke PUPR: Banjir Kaligawe Harus Surut atau Saya dan TNI Turun Bantu Keruk

30 Oktober 2025 14:23 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Luthfi ke PUPR: Banjir Kaligawe Harus Surut atau Saya dan TNI Turun Bantu Keruk
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Kementerian PUPR segera bertindak untuk mengatasi banjir di wilayah Kaligawe Kota Semarang.
kumparanNEWS
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau kolam Retensi Terboyo. Foto: Dok. Pemprov Jateng
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau kolam Retensi Terboyo. Foto: Dok. Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Kementerian PUPR segera bertindak untuk mengatasi banjir di wilayah Kaligawe Kota Semarang.
Bahkan Luthfi berinisiatif bakal menurunkan prajurit TNI untuk mengeruk sedimentasi hingga kurangi genangan. Ia mengaku tak masalah harus mencangkul jika Balai di Kementerian tak segera mengeringkan wilayah Terboyo.
"Pokoke Kaligawe kudu asat (surut)," kata mantan Kapolda Jateng itu.
Hal tersebut dikatakan Luthfi di hadapan Dirjen Kementerian PUPR saat meninjau kolam Retensi Terboyo. Pengecekan ini untuk memastikan percepatan pengerukan dan pembangunan sistem pengendalian banjir di wilayah Semarang-Demak.
Proyek itu merupakan tanggungjawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.
"Ini proyek njenengan (kalian). Kalau masih berkutat diskusi soal konstruksi, sementara masyarakat sudah teriak maka ndak ada gunanya proyek ini. Kalau balai nggak sanggup, TNI tak turunkan ikut curving, saya ikut mencangkul," ujar Luthfi di hadapan Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU, Dwi Purwantoro, Rabu (30/10).
Banjir menggenangi Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Rabu (29/10). Foto: Intan Alliva/kumparan
Luthfi meminta Kementerian PU untuk segera mengalirkan air yang menggenang di sekitar Terboyo termasuk Pantura ke laut. Caranya dengan memperlebar saluran dan menambah pompa pembuangan.
"Jadi, pakai pompa sebanyak-banyaknya sehingga jalan lancar kembali, dan masyarakat tidak terendam.Tambah lagi pompanya, di Kaligawe kita habisi (airnya)" jelas Luthfi.
Menurut dia, jika banjir di Kaligawe surut maka penanganan banjir di Semarang akan menjadi lebih mudah. Apalagi, wilayah Kaligawe yang terendam banjir sudah mengganggu permukiman warga hingga jalur Pantura.
Sementara itu, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU, Dwi Purwantoro, memastikan pihaknya siap mendukung penuh langkah percepatan yang dilakukan Pemprov Jateng. Ia mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti permintaan Gubernur untuk pelebaran saluran dan penambahan pompa.
"Ya, kita tindak lanjuti. Tadi kan diminta diperlebar. Nanti kita koordinasi. Kalau pompanya, kita siapkan, yang penting Kaligawe itu harus segera surut, masuk ke sini (kolam retensi Terboyo), dari sini buang ke Babon. Itu akan mempercepat jalan nasionalnya," kata Dwi.
Trending Now