Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera Dapat Bantuan Rp 1,25 Juta per Bulan

8 Desember 2025 12:09 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera Dapat Bantuan Rp 1,25 Juta per Bulan
Mahasiswa terdampak bencana Sumatera akan mendapatkan bantuan biaya hidup.
kumparanNEWS
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan mengikuti raat kerja dengan Komisi X di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan mengikuti raat kerja dengan Komisi X di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
Ribuan mahasiswa terdampak bencana Sumatera. Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi menyiapkan beasiswa khusus bagi para korban.
Wamendikti Saintek Fauzan mengatakan, beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa bentuknya uang. Uang ini bisa digunakan untuk biaya hidup mereka yang terdampak.
"Kita juga memberikan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa dan dosen terdampak bencana alam dengan total anggaran Rp 75.966.474.452.000," kata Fauzan dalam rapat Komisi X di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/12).
Kemendikti Saintek memaparkan jumlah Perguruan tinggi, mahasiswa, dosen yang terdampak bencana Sumatera, termasuk penanggulangan dan bantuan yang diberikan kepada korban. Foto: Youtube/ TVR Parlemen
Sementara, Direktur Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains Teknologi (Kemendiktisaintek) Fauzan Adziman mengatakan, bantuan tidak hanya diberikan kepada mahasiswa. Bantuan ini juga diberikan kepada dosen.
Mereka nantinya menerima bantuan selama tiga bulan ke depan untuk mahasiswa, dan dua bulan ke depan untuk dosen.
Suasana pusat Kota Kuala Simpang yang luluh lantak akibat banjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (6/12/2025). Foto: Erlangga Bregas Prakoso/ANTARA FOTO
"Bantuannya biaya hidup sebesar Rp 1.250.000 per bulan atau Rp 3.750.000 untuk 3 bulan. Total anggaran yang disediakan adalah RP 59,375 miliar untuk 15.833 mahasiswa," kata dia.
Fauzan mengatakan, sejauh ini, jumlah mahasiswa yang terdata memang baru sekitar 15 ribu orang. Data ini masih terus bergerak mengikuti proses verifikasi yang terus dilakukan.
Kemendikti Saintek memaparkan jumlah Perguruan tinggi, mahasiswa, dosen yang terdampak bencana Sumatera, termasuk penanggulangan dan bantuan yang diberikan kepada korban. Foto: Youtube/ TVR Parlemen
Sementara, untuk para dosen, kata Fauzan, sejauh ini ada 554 dosen yang sudah terdata dan terdampak bencana. Mereka akan mendapatkan bantuan Rp 4,5 juta per bulan atau Rp 9 juta untuk 2 bulan.
"Total anggaran untuk bantuan dosen Rp 4.986.000.000," tambah dia.
Kemendikti Saintek memaparkan jumlah Perguruan tinggi, mahasiswa, dosen yang terdampak bencana Sumatera, termasuk penanggulangan dan bantuan yang diberikan kepada korban. Foto: Youtube/ TVR Parlemen
Sementara, untuk ke depan, sejumlah program sudah disiapkan sebagai bagian dari fase pemulihan bencana. Program ini akan dimulai pada Januari 2026.
Fauzan mengatakan setidaknya ada 7 poin langkah pemulihan yang dilakukan. Berikut aksinya:
1. Pengadaan dapur umum di berbagai kampus terdampak di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, terutama bagi mahasiswa terdampak atau berasal dari keluarga terdampak.
2. Pengaturan UAS yang fleksibel bagi berbagai kampus atau mahasiswa berasal dari keluarga terdampak.
3. Pemberian pembebasan UKT 1โ€“2 semester bagi mahasiswa terdampak atau berasal dari keluarga terdampak.
4. Penggalangan bantuan berbagai kebutuhan mendesak yang dikirim melalui berbagai kampus di area terdampak seperti: makanan, pakaian, penjernih air bersih, pengiriman nakes, dll.
5. Pembentukan tim Psikososial bagi dosen, mahasiswa dan masyarakat yang terdampak. Bekerja sama dengan tim psikolog, BEM dan tenaga terlatih lainnya.
6. Bantuan fasilitas untuk pembelajaran, pemulihan proses pembelajaran normal.
7. Pemulihan infrastruktur pembelajaran dan sosial melalui PKM berdampak.
Trending Now