Masih Ada 40 Jemaah Haji Dirawat di Saudi, Akan Dipantau Terus Kondisinya

14 Juli 2025 9:44 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Masih Ada 40 Jemaah Haji Dirawat di Saudi, Akan Dipantau Terus Kondisinya
Operasional haji 2025 telah selesai. Meski begitu ada sejumlah jemaah yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.
kumparanNEWS
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengecek persiapan layanan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Arab Saudi, Rabu (21/5/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengecek persiapan layanan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Arab Saudi, Rabu (21/5/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO
Operasional penyelenggaraan ibadah haji 2025 selesai pada 11 Juli 2025 seiring kepulangan kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia yang terakhir dari Madinah ke Indonesia. Meski begitu, ada sejumlah jemaah yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.
Konsul Haji pada Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jeddah, Nasrullah Jasam, memastikan pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada jemaah haji yang menjalani perawatan.
β€œTahun ini, pasca-operasional haji, ada 40 jemaah yang dirawat di RSAS Arab Saudi. 6 jemaah dirawat di rumah sakit yang ada di Makkah, 6 jemaah di rumah sakit yang ada di Jeddah, 1 jemaah di rumah sakit Riyadh, dan 27 jemaah dirawat di rumah sakit yang ada di Madinah,” terang Nasrullah Jasam melalui keterangan tertulis di Jeddah, Senin (14/7).
β€œJemaah ini nanti akan kita pantau terus keadaannya. Jika sudah mendapatkan medif atau surat keterangan layak terbang akan dipulangkan, baik dalam posisi duduk atau berbaring dengan dibantu pendamping dari KUH Jeddah,” tambahnya.
Konsul Haji pada Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jeddah, Nasrullah Jasam Foto: Dok. MCH
Nasrullah mengungkapkan jemaah yang dirawat di RS Arab Saudi ini berasal dari sejumlah embarkasi. Ada satu jemaah dari Embakasi Banjarmasin (BDJ) dan Kertajati (KJT); dua jemaah dari Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG), Embarkasi Lombok (LOP), dan Embarkasi Padang (PDG); tiga jemaah dari Embarkasi Makassar (UPG); empat jemaah dari Embarkasi Batam (BTH); serta lima jemaah dari Embarkasi Aceh (BTJ), Embarkasi Palembang (PLM), Jakarta – Bekasi (JKS), Embarkasi Solo (SOC), dan Embarkasi Surabaya (SUB)
β€œBagi keluarga yang ingin mengetahui keadaan jemaah yang dirawat di RS Arab Saudi, kami sudah siapkan tim penghubung yang bisa dihubungi, baik di Madinah, Makkah, maupun Jeddah,” ungkap Nasrullah.
Berikut daftar nama dan nomor kontak tim penghubung KUH dan Tim Perawat:
1. Ahmad Hasidin (Tim KUH di Madinah): +966 50 300 6176
2. Hesti (Perawat di Madinah): 0535132495
3. Dwi (Perawat di Madinah): 0535495392
4. Misbah Baharun (Tim KUH di Makkah): +966 56 155 2687
5. Fitri (Perawat di Makkah): 0534992418
6. Meyka (Perawat di Makkah): 0506393462
7. Azzam Mahfudz (Tim KUH di Jeddah): +62 535 161741
8. Devi Kania (Perawat di Jeddah): 0538639658
Trending Now