Massa Demo Ojol Bubarkan Diri Usai Tuntutan Diterima Kemenkopolkam
20 Mei 2025 18:18 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Massa Demo Ojol Bubarkan Diri Usai Tuntutan Diterima Kemenkopolkam
Dari hasil pertemuan itu, perwakilan ojol akan diundang untuk menyampaikan langsung tuntutan mereka di Komisi V DPR besok.kumparanNEWS

Demo driver ojek online (ojol) di Jalan Medan Merdeka Selatan dan Patung Kuda, Jakarta Pusat, berakhir pada Senin (20/5) sore. Massa membubarkan diri usai mendapat kepastian bahwa tuntutan mereka akan dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI.
Massa mulai meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.44 WIB. Ketua Umum Perkumpulan Armada Sewa Indonesia, Wiwit Sudarsono, mengatakan perwakilan massa telah diterima di Kemenkopolhukam dalam pertemuan yang juga dihadiri Dirjen Perhubungan Darat, Kapolda Metro Jaya, dan Pangdam Jaya.
Dari hasil pertemuan itu, perwakilan ojol sepakat akan diundang untuk menyampaikan langsung tuntutan mereka saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR, Rabu (21/5) besok.
"Besok kita perang, perang besar-besaran di Komisi V saat RDP dengan Kementerian Perhubungan dan aplikator. Itu saja yang kami sampaikan pada Pak Dirjen. Pak Dirjen akan segera melaporkan kepada Pak Menteri dan melanjutkan ketentuan soal potongan 10 persen," ujar Wiwit dari atas mobil komando.
Setelah pengumuman tersebut, satu per satu peserta aksi membubarkan diri. Tiga mobil komando yang mengawal aksi salah satunya mengarahkan peserta untuk kembali melalui Bundaran HI dengan konvoi.
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) langsung turun membersihkan sampah di lokasi usai massa pergi. Jalan Medan Merdeka Selatan yang sebelumnya ditutup di kedua arah, kembali dibuka untuk lalu lintas umum.
Aksi ini dimulai pukul 13.00 WIB dengan tuntutan utama: penegakan sanksi terhadap aplikator yang melanggar regulasi, revisi sistem potongan aplikasi, penyesuaian tarif penumpang, serta penetapan tarif layanan makanan dan pengiriman barang.
