Melihat Deretan Toilet Umum yang Pipa Pembuangan Kotoran Mengarah ke Kali Krukut
21 November 2025 18:51 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Melihat Deretan Toilet Umum yang Pipa Pembuangan Kotoran Mengarah ke Kali Krukut
Seperti apa proses pembuangan kotoran toilet umum itu?kumparanNEWS

Kali Krukut tampak berwarna kehitaman. Di sisi kanan dan kirinya terlihat sampah berserakan dan aroma yang diduga berasal dari tinja samar terhirup.
Pada tembok di sisi kali pula, terlihat adanya beberapa pipa paralon yang mengarah langsung ke kali.
Setelah ditelusuri, ternyata pipa itu berasal dari toilet umum yang berderet di Jalan Gambang Raya, Jakarta Barat. Berdasar keterangan dari warga setempat, asal muasal bau tinja berasal dari sana.
kumparan pun coba menjajal toilet umum itu. Pada bagian depan toilet, terlihat adanya papan informasi mengenai tarif buang air kecil, buang air besar, hingga mandi.
Harga semua aktivitas di kamar mandi dipukul rata yakni Rp 2 ribu.
Di sisi papan informasi itu, terlihat pula sebuah kaleng makanan kecil yang dijadikan tempat menyimpan uang. Sementara itu, di bagian dalam, terlihat ada sekitar tiga toilet.
Semuanya menggunakan kloset jongkok. Air yang mengalir untuk membilas pun terlihat bersih dan tak berbau.
"Ini pakai air PAM," kata penjaga toilet umum, Aziz (bukan nama sebenarnya), saat ditemui di lokasi pada Jumat (21/11).
Aziz mengatakan toilet umum itu acap kali digunakan warga ataupun pengguna jalan yang melintas. Ada yang menggunakan untuk buang air kecil saja dan adapula yang menggunakan untuk mandi dan buang hajat.
"Kalau warga banyak yang mandi. Biasanya yang tidur di jalan," ujar dia.
Aziz pun mengakui beberapa bulan lalu, buangan tinja dari toilet itu mengarah langsung ke kali. Akan tetapi, kini pihaknya sudah tak lagi membuang tinja ke kali karena sudah diingatkan oleh pemerintah setempat.
"Dulu iya (buang ke kali) tapi sekarang enggak. Tertib," kata dia.
Sementara itu, penjaga toilet umum lainnya, Gofar (54), juga mengaku sudah tak lagi membuang tinja ke kali usai ditegur oleh pemerintah setempat. Adapun pipa paralon yang masih menempel dan mengarah ke kali disebutnya sudah tak berfungsi.
"Sekarang nggak ke kali lagi," ungkap dia.
Gofar tak menjelaskan secara rinci sistem pembuangan tinja yang digunakannya sekarang. Dia hanya kembali menegaskan sudah tak lagi membuang tinja ke Kali Krukut.
"Pokoknya nggak (buang ke kali)" ujar dia.
