Melihat Gondia, Indekos Diplomat Arya yang Tewas dengan Wajah Terikat Lakban

9 Juli 2025 18:25 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
clock
Diperbarui 18 Juli 2025 10:11 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Melihat Gondia, Indekos Diplomat Arya yang Tewas dengan Wajah Terikat Lakban
Penyebab tewasnya diplomat Arya Daru Pangayunan (39) di dalam kamar indekosnya masih menjadi misteri. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan.
kumparanNEWS
Suasana di TKP Seorang pria berinisial ADP (39) yang ditemukan tewas dengan kepala terbungkus lakban di sebuah indekos kawasan Gondangdia Kecil nomer 22, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di TKP Seorang pria berinisial ADP (39) yang ditemukan tewas dengan kepala terbungkus lakban di sebuah indekos kawasan Gondangdia Kecil nomer 22, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Penyebab tewasnya diplomat Arya Daru Pangayunan (39) di dalam kamar indekosnya masih menjadi misteri. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan.
Dari pantauan kumparan, bangunan indekos berwarna dominan putih itu berada di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat. Indekos itu bernama Gondia International Guesthouse.
Indekos yang bisa ditemukan di aplikasi agen perjalanan daring (OTA) ini terletak di kawasan stategis.. Lokasi guesthouse setara bintang 3 ini hanya sekitar 2 km dari Monas atau 3 km dari gedung Kemlu RI, kantor Arya. Ada yang menulis harga indekos sekitar Rp 3,3 juta/bulan.
Di depan kiri dan kanan tampak rumah warga serta bangunan indekos lainnya.
Kamar kosan pria berinisial ADP (39) yang ditemukan tewas dengan kepala terbungkus lakban di sebuah indekos kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Adapun jalan yang berada di depan bangunan indekos, berukuran cukup luas dan dapat dilintasi oleh dua mobil. Tak terlihat adanya toko kelontong atau titik keramaian warga di sekitar indekos.
Suasana di indekos tersebut cukup sepi. Hanya terlihat adanya beberapa warga dan pekerja yang berjalan kaki.
Suasana indekos yang jadi tempat diplomat, Arya Daru Pangayunan yang ditemukan meninggal dunia, Rabu (9/7/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Sementara itu, pada bagian muka bangunan indekos, terlihat adanya toko yang menjual rokok elektrik atau vape. Kemudian, di sisi kanan dan kiri terdapat gerbang untuk masuk ke sejumlah kamar indekos.
Tak sembarang orang bisa masuk membuka gerbang itu. Hanya penghuni dan penjaga kos yang memiliki kartu akses saja yang dapat membuka gerbang. Selain di gerbang, kartu akses itu juga digunakan untuk membuka pintu kamar indekos.
Suasana indekos yang jadi tempat diplomat, Arya Daru Pangayunan, ditemukan meninggal dunia, Rabu (9/7/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Informasi yang dihimpun, total terdapat 10 kamar indekos. Kamar untuk penghuni lajang dan pasangan suami istri dipisahkan. Adapun kamar Arya berada di deretan kamar bagi penghuni lajang. Kamarnya berada tepat di dekat gerbang dan juga dapur umum.
Sementara itu, total CCTV yang terpasang di indekos berjumlah total tiga unit. Seluruh CCTV terpasang di bagian depan indekos dan mengarah langsung ke sejumlah kendaraan yang terparkir di halaman.
Suasana halaman indekos yang jadi tempat diplomat, Arya Daru Pangayunan, ditemukan meninggal dunia, Rabu (9/7/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Sebelumnya diberitakan, penyebab tewasnya Arya masih menjadi misteri. Polisi masih melakukan proses penyelidikan. Total, terdapat lima saksi termasuk istri dari Arya yang sudah dimintai keterangan oleh polisi. Selain itu, polisi juga sudah memeriksa sidik jari hingga menyita CCTV.
Trending Now