Melihat Gunungan Sampah di TPA Cipeucang
14 Desember 2025 18:55 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Melihat Gunungan Sampah di TPA Cipeucang
Sampah di TPA Cipeucang Tangsel makin menggunung. Warga mulai resah.kumparanNEWS

Sampah menumpuk hingga menggunung di TPA Cipeucang, Tangerang. Tumpukan sampai itu menuai protes dari warga setempat karena dinilai mengganggu dan rawan longsor.
Sementara, berdasarkan pantauan, beberapa alat berat mulai dioperasikan di puncak gunungan sampah. Alat berat itu mengeruk sedikit demi sedikit sampah dari puncak lalu dipindahkan menjauh dari pemukiman warga.
"Ini lagi (dibersihin)" kata salah seorang warga, Suriah (50), sambil menunjuk ke arah alat berat pada Minggu (14/12).
Suriah menambahkan, sampah mulai menggunung sekitar lima tahun lalu karena operator yang biasanya mengarahkan pembuangan sampah sulit dinasihati oleh warga.
"Tadinya mah diarah-arahin terus cuma operatornya pada (bandel). Sekarang mah ngeyel operatornya. Gak ada diarahin," keluh dia.
Warga, sambung Suriah, hanya diberi uang senilai Rp 250 ribu tiap tahun sebagai kompensasi. Menurut dia, uang tersebut tak sebanding dengan rusaknya kondisi lingkungan oleh tumpukan sampah. Dia berharap sampah dapat segera dirapikan.
"Warga bilangnya uang bau. Itu baru dua tahun dibayar. Ini sampah udah berapa tahun coba," kata dia.
Sementara, warga lainnya, Uum (63) mengaku sudah begitu terganggu karena tumpukan sampah itu tepat berada di belakang rumahnya. Sampah itu menimbulkan banyak kerugian baginya.
Menurut Uum, semua anggota keluarganya sudah terserang penyakit sesak napas hingga gatal di kulit akibat berdekatan dengan sampah. Selain itu, air untuk mandi juga berbau dan tak dapat digunakan.
"Banyak (kerugiannya) air. Bau nyengat, engap. Terus penyakit udah kena. Kerugian kita udah banyak," ujar dia.
Saat ini, TPA Cipeucang, Tangerang Selatan, tengah diperbaiki. Karena itu pula, lokasi ini ditutup sementara.
Akibatnya, sampah di sejumlah titik di Tangerang Selatan menumpuk tak terangkut. Salah satunya di kawasan Pasar Ciputat. Sampah dibiarkan di kolong flyover Pasar Ciputat. Kini, sampah itu ditutup sementara menggunakan terpal untuk mengurangi bau tak sedap.
