Melihat Makam Keramat di Tengah Taman Margasatwa Ragunan

15 November 2025 16:32 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Melihat Makam Keramat di Tengah Taman Margasatwa Ragunan
Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, rupanya tak hanya menampilkan sejumlah hewan. Di dalam kompleksnya, tersempil sebuah makam keramat.
kumparanNEWS
Suasana makam berada di tengah Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Sabtu (15/11/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana makam berada di tengah Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Sabtu (15/11/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, rupanya tak hanya menampilkan sejumlah hewan. Di dalam kompleksnya, tersempil sebuah makam keramat.
Makam itu merupakan pusara milik Sona Wijaya Sakti atau yang akrab disebut Mbah Jaya Ragunan.
Lokasinya memang terletak agak jauh dari kandang satwa. Makam ini lebih dekat di dalam area Musala Al-Qodri, tepi Danau Ragunan.
Suasana makam berada di tengah Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Sabtu (15/11/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Makam Mbah Jaya itu berada di dalam sebuah pondok berwarna cokelat yang di sekelilingnya dinaungi pendopo berwarna hijau. Makam ditandai dengan batu nisan yang bertuliskan Sona Wijaya Sakti.
Konon, Mbah Jaya merupakan anak buah Sunan Gunung Jati, salah satu Wali Songo yang menyebarkan ajaran Islam di Indonesia.
Suasana makam berada di tengah Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Sabtu (15/11/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Pedagang di sekitar makam, Midan, mengungkapkan makam tersebut kerap didatangi oleh sejumlah peziarah dari berbagai wilayah Indonesia. Terkadang, kedatangan mereka juga karena kejadian spiritual.
"Peziarah pernah dari Bandung Selatan. Ada 20 bis waktu itu datang. Ada juga dari Pandeglang, Bekasi, Cileungsi," ungkap Midan, Sabtu (15/11).
"Alasannya macem-macem sih, ada yang katanya dapet mimpi," sambung dia.
Suasana makam berada di tengah Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Sabtu (15/11/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Para peziarah kebanyakan datang di pagi dan malam hari. Mereka memang mesti melalui area Taman Margasatwa Ragunan lebih dulu sebelum menuju area makam.
Para peziarah bisa mengaksesnya melalui pintu barat Taman Margasatwa Ragunan. Makam ini disebut terbuka 24 jam.
Menurut Midan, kebanyakan para peziarah menyampaikan doa-doa di hadapan makam.
"Ya biasanya peziarah baca-baca, Al-Fatihah, tawasulan," ungkapnya.
Trending Now