Melihat Ponpes di Aceh yang Tertimbun Lumpur 4 Meter Usai Banjir Bandang

5 Desember 2025 15:52 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Melihat Ponpes di Aceh yang Tertimbun Lumpur 4 Meter Usai Banjir Bandang
DPP PKS Bireuen mengunjungi Dayah (Pesantren) Babul Ilmi, Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen, Aceh. Bangunan-bangunan tampak tertumpuk lumpur yang tinggi.
kumparanNEWS
Kondisi usai banjir bandang di Desa Dayah Babul Ilmi, Teupin Mane kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Foto: Dok. Elmahmudi
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi usai banjir bandang di Desa Dayah Babul Ilmi, Teupin Mane kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Foto: Dok. Elmahmudi
DPD PKS Bireuen mengunjungi Dayah (Pesantren) Babul Ilmi, Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen, Aceh. Bangunan-bangunan tampak tertimbun lumpur yang tinggi.
Banjir bandang menghantam wilayah tersebut sejak 26 November 2025.
"Banjir juga turut membawa endapan lumpur setinggi 4 meter saat menyapu bersih bangunan Dayah," kata anggota DPD PKS Bireuen, El Mahmudi, saat dihubungi, Jumat (5/12).
Ia bersama para relawan lainnya mengunjungi Dayah atau pesantren ini sejak Rabu (3/12). Kondisi di sana begitu memprihatinkan, bangunan pesantren hampir semuanya rata tertimbun.
Dari video yang diberikan, tampak ia menunjukkan tiang listrik yang tertimbun lumpur sangat tebal.
Namun, menurutnya, tidak ada korban jiwa karena santriwati sempat berlindung di lantai 2 salah satu bangunan yang masih berdiri.
DPD PKS Bireuen memberikan bantuan berupa bahan pokok hingga ikan asin untuk ponpes tersebut.
Kondisi usai banjir bandang di Desa Dayah Babul Ilmi, Teupin Mane kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Foto: Dok. Elmahmudi
Kondisi Al-Quran yang terkena lumpur usai banjir bandang di Desa Dayah Babul Ilmi, Teupin Mane kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Foto: Dok. Elmahmudi
Trending Now