Menag Soal Ditjen Pesantren: Sudah di Presiden, Semoga Jadi Kado Hari Santri
21 Oktober 2025 16:27 WIB
ยท
waktu baca 1 menitDiperbarui 3 Januari 2026 13:13 WIB

Menag Soal Ditjen Pesantren: Sudah di Presiden, Semoga Jadi Kado Hari Santri
Menag berharap Presiden segera meneken pembentukan Ditjen Pondok Pesantren di Kemenag sebagai bagian dari kado Hari Santri 2025.kumparanNEWS

Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan kabar terbaru terkait pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama. Nasaruddin berharap tak lama lagi SOTK baru ini akan terbentuk.
"Alhamdulilah sudah kita melakukan persyaratan yang diminta MenPAN dan kita sudah berkali-kali bolak balik memperbaiki dan finish kemarin sudah dikirim MenPAN ke presiden," kata Nasaruddin Umar dalam konferensi pers di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (21/10).
Nasaruddin Umar mengatakan, semua dokumen yang dibutuhkan untuk membentuk Ditjen Pesantren Kemenag sudah ada di meja Presiden Prabowo. Dia berharap, Prabowo segera menandatangani dokumen dan bisa jadi kado Hari Santri tahun ini.
"Sekarang ini di presiden. Mudah-mudahan dalam waktu singkat, hadiah Bapak Presiden dalam rangka Hari Santri besok ini," ujar Nasaruddin.
"Insyaallah kabar baik untuk pondok pesantren akan punya ditjen sendiri. Selama ini hanya diurus sebuah direktur, nah sekarang ini akan diangkat menjadi sebuah ditjen," tambah Imam Besar Masjid Istiqlal itu.
Hari Santri jatuh pada tanggal 22 Oktober. Tahun ini, peringatan hari Santri akan dipusatkan di Lapangan Titik Nol Islam Nusantara, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.
