Menag soal Pembentukan Ditjen Pondok Pesantren: Dalam Perjuangan
26 September 2025 13:09 WIB
Β·
waktu baca 2 menitDiperbarui 3 Januari 2026 13:13 WIB

Menag soal Pembentukan Ditjen Pondok Pesantren: Dalam Perjuangan
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pondok Pesantren masih dalam proses. kumparanNEWS

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pondok Pesantren masih dalam proses. Selama ini, pengelolaan pesantren masih berada di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis).
"Dalam perjuangan, ya," kata Nasaruddin di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (26/9).
Wacana pembentukan Ditjen Pondok Pesantren ini disampaikan Nasaruddin saat menghadiri perayaan Harlah ke-42 Pondok Pesantren Islam Miftachussunnah II, Istighasah Kebangsaan dan Peringatan Hari Pahlawan di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/11).
βKementerian Agama segera membentuk suatu Direktorat Jenderal khusus yang akan mengurus sekaligus untuk mengayomi pondok pesantren," kata Menag Nasaruddin di hadapan ribuan peserta.
Dia mengatakan bahwa pesantren adalah lembaga yang murni lahir dari rahim Nusantara. Ia menambahkan fakta menunjukkan perintis dunia kependidikan yang sistematis dalam sejarah bangsa Indonesia adalah pondok pesantren. Hal ini terjadi bahkan sebelum Belanda datang ke Indonesia.
Mengutip Nurcholish Madjid, ia menyatakan bahwa seandainya Indonesia tidak dijajah Belanda, maka perguruan tinggi yang berkembang saat ini adalah Universitas Termas, Universitas Lirboyo, Universitas Tebu Ireng, dan universitas dari pesantren-pesantren lainnya.
"Maka sudah saatnya sekarang ini pondok pesantren merebut masa jayanya seperti yang pernah terjadi di masa lampau. Sudah waktunya pondok pesantren ini menjadi tuan rumah di dalam rumahnya sendiri, di negeri ini," tutur Menag.
