Mencari Pemilik Koper Isi Pistol hingga Granat di Pasar Minggu
21 Juli 2025 7:57 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Mencari Pemilik Koper Isi Pistol hingga Granat di Pasar Minggu
Warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan, berinisial MMT (60) kaget saat melihat senjata api lengkap dengan pelurunya dan granat asap di dalam koper yang dititipkan kepadanya.kumparanNEWS

Warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan, berinisial MMT (60) kaget saat melihat senjata api lengkap dengan pelurunya dan granat asap di dalam koper yang dititipkan kepadanya. Ia pun melaporkan temuannya ini ke Polsek Pasar Minggu, pada Jumat (18/7).
Diketahui, koper tersebut merupakan milik WN Filipina bernama Mario Marcos yang dulu tinggal di Indonesia sampai tahun 2023. MMT dulu merupakan tukang urut panggilan untuk Mario dan istrinya yang akrab disapa Mam Maclaris.
Pasutri tersebut tinggal di sebuah kos-kosan bersama dua anaknya di Jl. Pejaten Barat 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pada Desember 2023, Mario dan anak-anaknya kembali ke Filipina usai sang istri meninggal dunia.
Saat Mario pergi, MMT dimintai tolong untuk mengambilkan koper milik Mario itu di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
โDimintakan tolong oleh warga negara Filipina untuk mengambil barang-barang milik WNA tesebut di Kelapa Gading, Jakut, untuk dibawa ke kos saksi,โ ujar Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, saat dihubungi, Minggu (20/7).
โKarena sudah terlalu lama sekitar 1 tahun berada di kos, koper dan barang tersebut akhirnya dibuka oleh saksi ternyata ditemukan barang-barang tersebut,โ tambahnya
MMT pun menceritakan penemuannya ini ke warga lainnya. Akhirnya, bersama seorang pendeta berinisial SER, penemuan ini dilaporkan ke Polsek Pasar Minggu pada hari yang sama.
Berikut isi lengkap dari koper tersebut:
WN Filipina Pemilik Koper Isi Senpi di Pasar Minggu Ngaku Dokter Jualan Serum
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, menyebut bahwa Mario dan istrinya mengaku kepada MMT bahwa mereka adalah dokter.
โKalau dari kita tanya sama itu ya, ngakunya si apa, dokter,โ ucap Anggiat saat dihubungi, Minggu (20/7).
Menurut Anggiat, mereka bukan dokter yang berpraktik di rumah sakit-rumah sakit. Di Indonesia, mereka berjualan serum. Namun, tak diketahui serum apa yang dijual.
โSerum, tahunya sih itu si pembantu itu serum aja,โ ucap dia.
Mario saat itu meninggalkan Indonesia bersama dua anaknya. Sementara, sang istri telah meninggal dunia. Tak diketahui apakah mereka akan kembali ke Indonesia atau tidak.
Granat hingga Ratusan Peluru Dalam Koper di Pasar Minggu Diperiksa Tim Gegana
Barang-barang berbahaya telah diserahkan ke Polsek Pasar Minggu. Kemudian diserahkan ke Tim Gegana Polda Metro Jaya untuk pengecekan lebih lanjut.
โBahwa barang bukti keseluruhan dibawa Detasemen Jibom Gegana Sat Brimob Polda Metro Jaya,โ ucap Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela saat dihubungi, Minggu (20/7).
Belum diketahui apa hasil dari pemeriksaan tersebut.
