Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos dengan Posyandu

20 November 2025 20:40 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos dengan Posyandu
Mendagri Tito Karnavian dan Mensos Gus Ipul bahas pengaktifan kembali Puskesos dan strategi untuk mengintegrasikannya dengan Posyandu.
kumparanNEWS
Mendagri Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam pertemuan di Rumah Dinas Kemendagri, Kamis (20/11/2025). Foto: Dok. Kemendagri
zoom-in-whitePerbesar
Mendagri Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam pertemuan di Rumah Dinas Kemendagri, Kamis (20/11/2025). Foto: Dok. Kemendagri
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) membahas upaya memperkuat layanan kesejahteraan sosial melalui pengaktifan kembali Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di desa dan kelurahan, sekaligus mengintegrasikannya dengan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
Gus Ipul menjelaskan pentingnya menghidupkan kembali fungsi layanan sosial berbasis desa yang selama ini sempat terhenti. Ia menegaskan bahwa Puskesos dapat menjadi titik layanan pertama bagi warga yang membutuhkan bantuan, mulai dari penanganan masalah kesehatan, kemiskinan, hingga persoalan administrasi kependudukan.
"Ini menjadi tempat keluhan warga yang membutuhkan bantuan apa pun. Mungkin anaknya mau nebus ijazah enggak bisa, sakit enggak bisa berobat. Mungkin mereka juga kelaparan, masalah-masalah administrasi KTP, segala macam itu," ujar Gus Ipul dalam pertemuan di Rumah Dinas Mendagri, Kamis (20/11/2025).
Ia menyoroti fenomena banyaknya kasus sosial yang tidak terdeteksi pemerintah desa, seperti warga kelaparan, lansia terlantar, hingga penduduk rentan yang hidup sendiri. Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah tidak adanya operator desa yang berfungsi menginput dan memperbarui data sosial. Karena itu, pihaknya meminta dukungan Tito agar pemerintah daerah (Pemda) memfasilitasi berbagai kebutuhan untuk mengaktifkan kembali layanan tersebut.
Mendagri Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam pertemuan di Rumah Dinas Kemendagri, Kamis (20/11/2025). Foto: Dok. Kemendagri
Menanggapi hal itu, Tito Karnavian menjelaskan bahwa secara kelembagaan, desa sebenarnya telah memiliki wadah layanan terpadu, yaitu Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Tugas lembaga ini mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) terkait layanan dasar, salah satunya di bidang sosial.
Ia menilai integrasi Puskesos ke dalam Posyandu merupakan langkah strategis. Apalagi Posyandu memiliki regulasi, struktur, dan keberadaan yang merata. Ia pun mendorong agar bidang sosial di Posyandu diaktifkan kembali dan diperkuat.
"Sebetulnya itu sudah ada lembaga itu, sudah ada peraturannya. Namanya saya yakin pasti paham, namanya yaitu Posyandu, Pos Pelayanan Terpadu,โ€ jelas Tito.
Dia meyakini upaya penguatan layanan sosial di Posyandu bakal disambut baik oleh pemerintahan desa. Pasalnya, langkah tersebut akan membantu tugas-tugas mereka dalam melayani masyarakat, terlebih bila nantinya ada dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk memfasilitasi kegiatan tersebut.
Trending Now