Mendikdasmen Bicara Kurikulum MBG: Modul Budaya Hidup Sehat
22 Oktober 2025 19:43 WIB
·
waktu baca 2 menit
Mendikdasmen Bicara Kurikulum MBG: Modul Budaya Hidup Sehat
Mendikdasmen menyebut kurikulum MBG berbentuk modul untuk meningkatkan budaya hidup sehat.kumparanNEWS

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin pernah mengusulkan diadakannya kurikulum khusus Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah agar siswa-siswa bisa mengetahui saat MBG yang diterima sudah tidak dalam keadaan baik untuk dikonsumsi.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti pun mengklarifikasi bahwa usulan tersebut bukanlah pembentukan kurikulum pembelajaran umum di kelas.
“Jadi, Kurikulum MBG jangan dimaknai bahwa itu kurikulum, ya. Lagi-lagi kita ini kan kacau mengenai istilah kurikulum. Sebenarnya selama ini kami sudah bekerja sama dengan Menteri Kesehatan untuk sekolah sehat,” ucap Mu’ti di Kantor Kemendikdasmen, Jakpus pada Rabu (23/10).
“Sekolah sehat itu sudah berjalan dan bahkan ada buku-buku bacaan pendukung, bukan bacaan wajib, ya, bacaan pendukung tentang kebiasaan hidup sehat, makan bergizi, bahkan ada juga video-video yang berkaitan dengan bagaimana budaya hidup sehat di sekolah,” tambahnya.
Mu’ti menilai program MBG bukan hanya soal makanannya, tapi juga soal budaya hidup sehat. Untuk itu, Kemendikdasmen akan mengeluarkan sebuah modul terkait MBG.
“Kami sudah ada modul tentang penanaman karakter dan budaya hidup sehat melalui MBG itu yang nanti akan kita kirim ke semua sekolah, sehingga harapan kami, mudah-mudahan ke depan MBG ini kita dukung penuh, ini program Bapak Presiden yang sekarang juga kita ikuti di media,” ucap Mu’ti.
Mu’ti mengatakan respons masyarakat terhadap MBG selama ini positif. Terkait kasus keracunan massal yang belakangan terjadi, Mu’ti menyebut akan ada perbaikan-perbaikan.
Ia pun mengusulkan MBG ke depan bisa menerapkan sistem school kitchen atau dapur MBG di dalam sekolah.
“Respons masyarakat juga mayoritas positif, bahwa ada kurang-kurang, nanti kita perbaiki, termasuk usulan saya adalah tentang school kitchen itu dan kami sudah bicara non-formal dengan Bapak Kepala BGN,” ucap Mu’ti.
“Dan juga dalam rapat koordinasi lintas kementerian untuk sekolah-sekolah yang siap, yang infrastrukturnya memang memungkinkan, itu bisa diberikan konsesi atau pelaksanaan khusus di mana mereka bisa melakukan school kitchen itu,” tutupnya.
