Menhaj Bicara ke Saudi Soal Umrah Mandiri, Integrasikan Nusuk Umrah-Sistem RI

5 November 2025 19:46 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhaj Bicara ke Saudi Soal Umrah Mandiri, Integrasikan Nusuk Umrah-Sistem RI
Umrah mandiri sudah diatur di UU yang baru. Kini, Kemenhaj ingin sistem ini bisa terintegrasi dengan Nusuk Umrah Saudi.
kumparanNEWS
Suasana rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Haji dan Umrah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11/2025). Foto: Youtube/TVR PARLEMEN
zoom-in-whitePerbesar
Suasana rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Haji dan Umrah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11/2025). Foto: Youtube/TVR PARLEMEN
Kementerian Haji dan Umrah akan bertemu dengan Kementerian Haji Arab Saudi membahas lebih dalam soal umrah mandiri. Umrah mandiri baru diatur dan disahkan di Indonesia lewat UU Haji dan Umrah yang baru.
Namun, tetap perlu ada pengawasan dan perlindungan terhadap jemaah umrah Indonesia. Karena itu, kerja sama dengan otoritas Saudi tetap harus dilakukan, terutama pada sistem Nusuk Umrah dan sistem di RI.
"Arab Saudi juga membuat platform Nusuk Umrah. Artinya setiap orang di seluruh dunia bisa langsung mendaftar ke platform itu untuk bisa berangkat umrah. Tapi tentu saja berbeda dengan apa yang diinginkan pemerintah Saudi," tutur Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan usai rapat dengan Komisi VIII DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11).
Jamaah haji dari berbagai negara memadati Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, Minggu (15/6/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO
Gus Irfan mengatakan Kemenhaj RI punya kepentingan juga untuk mengetahui siapa saja jemaah umrah yang berangkat. Ini berkaitan dengan perlindungan.
"Kita ingin bahwa kita tahu bahwa hari ini ada 10.000 warga negara Indonesia yang berangkat umrah. Siapa saja nama orang-orangnya, nomor paspor seberapa, alamat di mana, sehingga itu digunakan untuk kepentingan pelindungan mereka selama ada di Saudi," imbuh Gus Irfan.
Petugas memeriksa aplikasi Indonesia sehat dan juga suhu tubuh jamaah haji Indonesia kloter terakhir musim haji 1446 H / 2025 tiba dari Medinah Arab Saudi di Terminal Haji dan Umrah Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (10/7/2025). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO
Dalam rapat, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, umrah mandiri merupakan sebuah keniscayaan. Terlebih, Saudi sudah mengirim nota diplomatik yang menyampaikan mereka punya platform Nusuk Umrah.
Nusuk Umrah memungkinkan jemaah di seluruh dunia mengurus sendiri segala hal untuk umrah hanya dengan satu aplikasi.
"Kita ingin mendorong pembicaraan, Pak Menteri di sana bagaimana Nusuk Masyar terintegrasi juga dengan sistem informasi kita," tutur Dahnil.
"Karena Menhaj dan Wamenhaj Saudi ini adalah ahli IT. Saya rasa diskusi tentang ini menarik nanti di sana," ucap dia.
Trending Now