Menhan Tinjau Yonif TP 828 di Kalsel, Soroti Ketahanan Pangan-Pembangunan Daerah
26 November 2025 18:24 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Menhan Tinjau Yonif TP 828 di Kalsel, Soroti Ketahanan Pangan-Pembangunan Daerah
Kunjungan Menhan Sjafrie ini dalam rangka meninjau langsung peran strategis TNI dalam mendukung pembangunan dan ketahanan nasional di tingkat daerah.kumparanNEWS

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 828/Banua Warani Mattone (Yonif TP 828/BWM di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (26/11).
Kunjungan Sjafrie ini dalam rangka meninjau langsung peran strategis TNI dalam mendukung pembangunan dan ketahanan nasional di tingkat daerah.
Begitu tiba di lokasi, Sjafrie langsung disambut hangat oleh Komandan Batalyon (Danyonif) TP 828/BWM, Letkol Inf Robertus Asep Kristiawan. Sjafrie memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi satuan ini.
Menurutnya, Yonif TP 828 tidak hanya berperan dalam penguatan pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi aktif dalam pembangunan teritorial.
Batalyon yang bersemboyan 'Banua Warani Mattone' ini dikenal fokus pada empat pilar utama: ketahanan pangan, seperti program budidaya Taman Padi Mekongga; pemeliharaan lingkungan; pembinaan fisik dan kesehatan prajurit; serta penguatan keamanan masyarakat.
Dukungan Pemerintah Daerah setempat menjadi kunci percepatan pembangunan markas komando dan fasilitas pendukung batalyon ini.
Sjafrie Turut Tinjau Pembangunan Rindam XXII/Tambun Bungai
Selain mengunjungi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 828/Banua Warani, Sjafrie meninjau pembangunan Resimen Induk Kodam (Rindam) XXII/Tambun Bungai dan Dodiklatpur Rindam di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Sjafrie didampingi Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin. Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan lahan dan dukungan infrastruktur bagi pusat pendidikan dan pelatihan militer yang vital ini.
Keberadaan Rindam dan Dodiklatpur Rindam sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan mendukung program strategis pertahanan di pulau Kalimantan.
Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan, pembangunan Rindam dan Dodiklatpur di Jalan Tjilik Riwut Km 24 dan Km 27 akan menjadi nilai tambah bagi daerah.
Selain memperkuat pertahanan, fasilitas ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil, serta memperbesar peluang bagi putra-putri daerah untuk bergabung sebagai anggota TNI.
Rencana pembangunan ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah untuk memperkuat kedaulatan dan stabilitas di Kalimantan Tengah, menjadikan Kodam XXII/Tambun Bungai sebagai pilar keamanan yang solid di Pulau Borneo.
