Menhub: 119,5 Juta Warga Akan Lakukan Perjalanan Selama Libur Nataru

8 Desember 2025 15:11 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
clock
Diperbarui 18 Desember 2025 10:10 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhub: 119,5 Juta Warga Akan Lakukan Perjalanan Selama Libur Nataru
Puncak arus liburan Nataru diperkirakan pada Rabu 24 Desember 2025, arus balik 2 Januari 2026.
kumparanNEWS
Suasana sejumlah kendaraan arah Cikampek melaju saat pemberlakuan contraflow di kilometer 37 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (23/12/2023). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Suasana sejumlah kendaraan arah Cikampek melaju saat pemberlakuan contraflow di kilometer 37 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (23/12/2023). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO
Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 masih akan jadi waktu yang dimanfaatkan warga untuk berlibur. Diperkirakan ada 100 juta warga yang melakukan perjalanan selama masa libur Nataru 2025/2026.
"Hasil survei menunjukkan bahwa 42,01 persen penduduk Indonesia atau sekitar 119,5 juta orang berencana melakukan perjalanan akhir tahun," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dalam rapat dengan Komisi V DPR, di Senayan, Jakarta, Senin (8/12).
"Dari kelompok yang bepergian tersebut, sebagian besar yaitu 21,28 persen atau 60,53 juta orang melakukan perjalanan pada dua periode sekaligus, baik Natal maupun Tahun Baru, yang berimplikasi pada lonjakan beban layanan pada simpul transportasi," tambah dia.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi dalam Raker dan RDP bersama Komisi V DPR RI, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, Kepala BMKG, dan Kepala BNPP/Basarnas di Gedung DPR RI, Rabu (23/4/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
Dudy mengatakan, dari hasil survei ini, puncak arus bepergian diperkirakan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025. Sementara, puncak arus balik terjadi pada Jumat, 2 Januari 2026.
"Pergerakan terbesar berasal dari provinsi dengan populasi padat yaitu Jawa Barat sebesar 16,96% atau 20,26 juta orang, diikuti Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sementara itu, tujuan perjalanan didominasi Provinsi Jawa Tengah sebesar 16,93% atau 20,23 juta orang, diikuti Jawa Timur dan Jawa Barat," jelas dia.
"Adapun pada tingkat kabupaten/kota, pergerakan terbesar berasal dari Kota Jakarta Timur sebesar 3,05 persen atau 3,64 juta orang, diikuti Kabupaten Bekasi, dan Kota Makassar," imbuh dia.
Foto udara sejumlah kendaraan di Gerbang Tol Cikampek utama 1 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (23/12/2023). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO
Dudy mengatakan, sejumlah kota masih jadi tujuan utama warga saat berlibur di masa Nataru. Misalnya, Kota Yogyakarta sebesar 4,31% atau 5,15 juta orang, lalu Kabupaten Bandung dan Kabupaten Malang.
Selain itu, wilayah lain seperti Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Lampung juga menjadi wilayah tujuan terbesar di luar Pulau Jawa. Totalnya mencapai 22,75 juta orang.
"Walaupun tidak termasuk dalam sepuluh besar survei, namun akan kami cermati wilayah-wilayah yang merayakan Natal seperti Maluku, Papua, dan Kalimantan Barat serta daerah lainnya," kata Dudy.
Kendaraan melintas di Tol Jakarta- Cikampek di kawasan Bekasi pada Sabtu (24/12/2022). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Dudy mengatakan, dalam melakukan perjalanan di masa Nataru, ada sejumlah moda transportasi yang dipilih warga. Penggunaan mobil pribadi masih yang tertinggi dengan jumlah 51,12 juta orang atau 42,78 persen dari total responden.
Lalu sepeda motor, bus, mobil sewa, travel, serta moda udara dan kereta api.
"Preferensi masyarakat terhadap kendaraan pribadi mengindikasikan perlunya manajemen lalu lintas yang intensif, khususnya pada ruas tol dan akses menuju simpul transportasi," ucap dia.
Trending Now